varises tagged posts

Prosedur Varicose Vein Stripping

Varicose vein stripping adalah prosedur bedah untuk mengangkat varises dari kaki atau paha.

Varises merupakan gangguan yang muncul ketika pembuluh darah vena membesar, melebar dan terjadi penumpukan darah. Kondisi ini biasanya ditandai dengan pembuluh berwarna merah atau ungu kebiruan yang bengkak dan menonjol di bawah kulit. Untuk mengatasi kondisi ini dilakukan prosedur bedah mengangkat varisus dari kaki atau paha disebut dengan varicose vein stripping.

Gangguan ini muncul ketika pembuluh darah vena tidak berfungsi secara normal, vena memiliki katup satu arah yang mencegah darah mengalir kembali ke arah yang sama. Katup yang tidak berfungsi normal seperti lemah ata rusak bisa membuat adanya penumpukan darah pada pembuluh darah dan tidak mengalir ke jantung.

Prosedur Varicose Vein Stripping

Prosedur operasi ini mampu mengatasi varises dan membantu mencegahnya kembali, prosedur ini dikenal juga sebagai stripping vena dengan ligasi, avulsi atau ablasi. Beberapa kondisi akan direkomendasikan dokter untuk dapat menjalani operasi ini, seperti misalnya pasien merasakan sakit yang konstan, berdenyut dan nyeri terjadi di kaki.

Kemudian munculnya luka dan ulkus pada kulit pasien yang diakibatkan tekanan di pembuluh darah yang terlalu kuat. Lalu, munculnya gumpalan darah atau pembengkakan di pembuluh darah disertai dengan terjadinya pendarahan dari pembuluh darah. Selain itu, operasi ini juga dilakukan dengan tujuan pasien ingin memperbaiki penampilan kaki.

Pelaksanaan operasi ini biasanya dilakukan sebagai rawat jalan, artinya pasien bisa langsung pulang di hari yang sama setelah melakukan prosedur operasi. Prosedur ini biasanya memakan waktu selama 60 hingga 90 menit, selama jalannya operasi dokter akan melakukan beberapa tahapan operasi seperti berikut ini.

  • Pasien kemungkinan mendapat bius total atau spinal agar tidak merasakan sakit selama prosedur berlangsung.
  • Dokter akan membuat sayatan kecil di kaki sebanyak dua hingga tiga titik, sayatan biasanya dilakukan di dekat bagian atas, tengah dan bawah pembuluh darah yang rusak.
  • Satu sayatan di pangkal paha, sayatan lain akan lebih jauh ke bawah kaki baik di betis atau pergelangan kaki.
  • Dokter lalu akan menyambung sebuah kawat plastik tipis yang fleksibel ke dalam vena melalui pangkal paha dan mengarahkan kawat melalui vena ke arah potongan lain bagian bawah.
  • Kawat plastik kemudian diikat pada vena dan ditarik keluar melalui potongan yang lebih rendah, sehingga vena ikut tertarik keluar dengan kawat.
  • Jika pasien memiliki pembuluh darah yang rusak di dekat permukaan kulit lain, dokter akan membuat sayatan di atas untuk menghilangkan atau mengikatnya, tindakan ini disebut flebotomi.
  • Setelah selesai, dokter akan menutup sayatan dengan menjahitnya. Kaki akan dipasangi perban dan stoking kompresi setelah prosedur selesai dilakukan.

Pasca menjalani prosedur ini rasa sakit pada kaki akan berkurang karena varises telah diangkat, selain itu penampilan kaki juga terlihat lebih baik atau indah ketimbang sebelumnya. Varicose vein stripping merupakan prosedur yang tergolong aman, tetapi tindakan medis ini tetap memiliki risiko umum yang diakibatkan dari anestesi dan pembedahan.

Risiko yang muncul pada umumnya seperti reaksi terhadap obat-obatan, masalah pernapasan, pendarahan, darah menggumpal dan munculnya infeksi. Ada pula risiko khusus yang diakibatkan prosedur ini dan biasanya jarang terjadi, seperti memar atau jaringan parut, cedera saraf hingga munculnya kembali varises.

Perlu diketahui bahwa sebelum melakukan prosedur ini, dokter akan terlebih dulu melakukan pemeriksaan fisik guna menentukan letak katup yang tidak bekerja. Dokter juga mungkin akan menggunakan alat ultrasonografi genggam, tujuannya agar bisa melihat pembuluh darah dan katup pasien dengan lebih baik.

Read More