penyakit kulit tagged posts

6 Cara Menghilangkan Kapalan yang Ampuh dan Efektif

6 Cara Menghilangkan Kapalan yang Ampuh dan Efektif

Apakah saat ini Anda sedang mengalami kapalan? Kondisi ini memang sangat mengganggu kenyamanan sehari-hari. Kapalan adalah istilah yang menunjukkan kondisi kulit di kaki Anda yang keras, kasar, kering, pecah-pecah, dan bahkan, terinfeksi. Untungnya, banyak masalah kaki hanya disebabkan oleh kurangnya perawatan yang tepat. Namun, masalah terberat biasanya adalah kapalan. Lalu, bagaimana ya cara menghilangkan kapalan yang ampuh dan efektif?

Apa itu kapalan?

Menurut Dr. Warmuth yang berhasil diwawancarai oleh tim Dermstore, kapalan adalah bagian kulit yang mengeras atau menebal, dan ini biasanya terjadi akibat sering mengalami gesekan. Dua bagian yang paling umum mengalami ini adalah tumit dan kaki, tetapi juga dapat ditemukan di tangan.

Cara kulit bertahan terhadap tekanan ekstrim adalah dengan menebal. Namun, kondisi ini bisa menjadi lebih menyakitkan jika tidak dicegah dan diatasi dengan baik dan benar. Kapalan di kaki dapat disebabkan oleh banyak masalah, termasuk alas kaki yang rusak, aktivitas berulang, atau sekadar terkena kotoran.

Cara menghilangkan kapalan yang ampuh dan efektif

Ada beberapa cara menghilangkan kapalan dengan perawatan di rumah yang mudah, ampuh, dan efektif mencegahnya terjadi lagi. Cara tersebut adalah:

  1. Rendam kaki dalam air hangat.

Cobalah merendam kaki Anda yang mengalami kapalan selama 20 menit di dalam air hangat. Setelah mengeringkannya dengan handuk, kaki Anda akan jauh terasa lebih lembut. Dengan melakukan perendaman kaki dalam air hangat beberapa kali, akan dapat menghilangkan kapalan sepenuhnya. Cara menghilangkan kapalan ini termasuk pengobatan pertama yang direkomendasikan oleh American Academy of Dermatology.

  1. Oleskan krim atau losion pelembab setiap hari.

Krim atau losion pelembab dapat membantu melembutkan dan mencegah kapalan terjadi lagi. Para ahli menyarankan untuk menggunakan krim atau losion pelembab pada area yang mengalami kapalan setiap hari. Anda juga bisa menggunakan losion yang mengandung asam glikolat yang dikombinasikan dengan vitamin E untuk menghaluskan dan memulihkan kulit kaki Anda yang rusak.

  1. Gunakan bantalan tambahan pada sepatu.

Menggunakan bantalan ekstra dapat membantu mencegah kapalan pada tumit Anda. Bantalan ekstra ini berperan mengurangi jumlah gesekan yang dialami kaki Anda saat berjalan sehari-hari. Beberapa contoh bantalan tambahan yang dapat Anda gunakan adalah kaus kaki tebal dan sol sepatu. The Mayo Clinic juga menyarankan untuk menghindari bantalan kalus berupa obat yang mengandung asam salisilat, karena dapat mengiritasi dan merusak kulit Anda.

  1. Kikis kapalan menggunakan lapisan yang lebih keras.

Anda bisa memanfaatkan batu apung untuk mengikis kapalan Anda, sehingga bisa mengurangi beberapa lapisan kulit yang lebih keras dan lebih tebal. Namun, cara ini tidak boleh dilakukan secara berlebihan, karena dapat menyebabkan pendarahan dan infeksi. Lakukan secara lembut dan pastikan Anda menghentikannya jika terasa nyeri atau teriritasi. 

  1. Eksfoliasi telapak kaki secara rutin.

Eksfoliasi adalah cara menghilangkan kapalan yang sangat penting dilakukan. Ini karena eksfoliasi dapat mengangkat sel-sel kulit mati dan kulit Anda dapat menyerap pelembab, losion, dan perawatan lainnya dengan lebih baik. Anda bisa memilih produk eksfoliasi untuk kapalan yang diformulasikan dengan asam salisilat, urea, atau amonium laktat. Medical News Today menyarankan untuk melakukan eksfoliasi setiap hari untuk mendorong pengelupasan sel kulit mati yang menumpuk. Namun, penting Anda periksa label produknya terlebih dahulu, karena bisa saja mengandung bahan keras yang dapat menimbulkan efek terbakar pada kulit. 

  1. Menggunakan pasta soda kue.

Pasta soda kue juga bisa menjadi alternatif krim eksfoliasi komersial yang dapat menghilangkan kapalan Anda. Tidak sulit untuk menyiapkannya, cukup campurkan 2 sendok makan air dengan soda kue secukupnya, lalu aduk hingga membentuk pasta. Setelah itu, tambahkan beberapa tetes air jeruk nipis. Oleskan pasta soda kue ke area yang mengalami kapalan dan tutupi dengan kaus kaki, sarung tangan, atau kain kasa. Cara ini bisa Anda lakukan setiap malam sampai kapalan menghilang.

Inilah 6 cara menghilangkan kapalan yang bisa menjadi perawatan Anda di rumah. Umumnya, kapalan tidak menimbulkan komplikasi yang lebih serius. Namun, jika kapalan mulai bernanah, berubah warna, atau berdarah, sebaiknya bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Dokter mungkin akan membantu Anda menemukan penyebab yang mendasari kapalan, terutama jika Anda menderita diabetes dan penyakit jantung. Alhasil, Anda bisa mendapatkan pengobatan yang lebih tepat.

Read More

Mungkinkah Anak-Anak Mengalami Kista Dermoid?

Kista dikenal sebagai pertumbuhan daging secara abnormal di tubuh manusia. Ia berisi cairan atau zat setengah padat. Kendati hampir-hampir mirip, kista bukan tumor ganas atau kanker. Ada satu jenis kista yang terbilang cukup unik lantaran struktur dan pola pertumbuhannya. Ia adalah kista dermoid.

Kista dermoid biasanya mudah terdeteksi lantaran tumbuh di permukaan kulit dan berbagai bagian tubuh lainnya yang memiliki folikel rambut, jaringan kulit, dan kelenjar lainnya yang memproduksi keringat.

Kista jenis ini mengandung struktur dengan karakteristik seperti kulit normal. Sehingga meski ia berada di tempat yang tidak seharusnya, kelenjar-kelenjar ini tetap aktif, sehingga mendorong pertumbuhan daging berisi cairan yang abnormal tersebut.

Siapa saja bisa mengalami kista dermoid, termasuk anak-anak, lantaran kista jenis ini telah berkembang sejak di dalam janin, dalam kata lain, ini adalah kondisi bawaan lahir.

Kondisi ini sangat umum terjadi dan beruntungnya, kista dermoid ini tidak membahayakan. Namun, bukan berarti keadaan tersebut bisa dibiarkan lantaran tak bisa hilang dengan sendirinya. Lagi pula, kista yang biasa tumbuh di kepala, leher, dan wajah, terutama di sisi alis ini cenderung mengganggu.

  • Gejala Kista Dermoid yang Dialami Anak

Sebenarnya, untuk dapat memahami gejala kista dermoid, kita baru bisa mengenali tergantung di mana kista itu tumbuh. Namun, secara umum gejala kista dermoid mirip benjolan di leher atau masalah medis lain, seperti:

  • Kista tampak seperti benjolan kecil di bawah kulit yang tidak sakit
  • Kista dermoid bisa terjadi di bagian tubuh mana saja namun biasanya muncul di leher, kulit kepala, dahi, hidung, atau di sekitar mata
  • Benjolan tersebut bisa berwarna seperti kulit atau agak kuning atau biru
  • Ada lubang kecil di kista. Lubang tersebut bisa ditumbuhi rambut atau mengeluarkan zat yang bertekstur seperti keju

Kista yang tumbuh di bagian permukaan kulit biasanya juga akan membengkak dan menyebabkan ketidaknyamanan jika terinfeksi. Hat-hati dan mulai waspada jika menyadari kondisi seperti di atas. Sebab, jika kista ini pecah, infeksi bisa menyebar ke jaringan di sekitarnya, yaitu mata dan wajah.

  • Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua saat Menyadari Ada Kista Dermoid di Tubuh Anak?

Seperti yang sudah disinggung di atas, kista dermoid tak bisa sembuh dengan sendirinya. Seseorang harus mendapat bantuan medis untuk mengatasi masalah ini. Adapun metode penanganan kista dermoid yang paling bisa diandalkan adalah pengangkatan melalui prosedur operasi.

Jangan pernah sekali-kali menusuk kista dengan jarum agar isinya keluar, seperti yang biasa dilakukan bisul. Pasalnya, alih-alih menyembuhkan, aktivitas itu berisiko memicu kondisi kesehatan lain. Sebab menusuk kista dermoid dengan jarum sama sekali tidak akan mengurangi masalah karena zat di dalamnya tebal.

Operasi diperlukan untuk membuang semua komponen kista, mulai dari dinding kista hingga isinya yang seperti keju, agar pada masa yang akan datang kista tidak dapat tumbuh lagi.

Jika kista dermoid tumbuh di luar tengkorak, kista dapat dengan mudah diangkat. Namun, kista bisa jadi masuk terlalu dalam atau berhubungan dengan jaringan lain. Untuk mengetahuinya, diperlukan diagnosis menggunakan CT scan dan MRI.

Tindakan bedah pun dapat melibatkan dokter spesialis lain, seperti ahli bedah saraf dan dokter bedah THT. Oleh karena itu, jika Anda menyadari ada kista dermoid yang tumbuh di tubuh anak, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Tenaga medis itu akan mencarikan dan memberikan jalan terbaik untuk mengatasi masalah kista dermoid yang terjadi pada anak Anda.

Read More