Kesehatan tagged posts

Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Kebanyakan dari Anda tentu peduli dengan berat badan yang Anda miliki saat ini. Apakah Anda sudah memiliki berat badan ideal atau mungkin Anda sudah dapat dikategorikan sebagai obesitas?

Berat badan berlebih bukan hanya melihat bentuk badan saja, tetapi ada hitungan pasti.

Mengetahui apakah seseorang memiliki berat badan ideal atau tidak adalah dengan cara menghitung Indeks Massa Tubuh (Body Mass Index atau BMI). Caranya dengan membagi berat badan (dalam kilogram) dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter).

Bila angka yang didapatkan lebih dari 25, seseorang sudah dikategorikan sebagai obesitas.

Jika seseorang memiliki obesitas dan kelebihan berat badan, ini dapat meningkatkan risiko mengalami masalah kesehatan, termasuk sindrom metabolik, radang sendi, dan beberapa jenis kanker.

Bagaimana cara Anda menghitung berat badan ideal?

Cara menghitungnya adalah berat badan dibagi tinggi badan di pangkat dua. Contohnya, Anda memiliki berat badan 65 kg dengan tinggi badan 155 cm. Maka cara menghitung BMI adalah dengan membagi berat badan dengan tinggi badan (dalam meter) yang dikuadratkan).

65 : (1,55)2 = 27.1

Setelah menemukan angkanya, maka masukkan dalam indikator BMI untuk kawasan Asia yaitu:

  • Kurus: <18.5
  • Normal: 18.5-22.9
  • Overweight: 23-24.9
  • Obesitas: >25

Dengan mengetahui angka BMI, Anda dapat lebih waspada dengan kondisi kesehatan Anda. Saat angka BMI Anda dikatgeorikan overweight, Anda perlu melakukan diet dan olahraga agar tidak berkembang menjadi obesitas.

Obesitas bukan hanya perkara penampilan saja, tetapi merupakan kondisi medis yang memerlukan penanganan. Selain itu, ada risiko kesehatan yang mengintai saat seseorang mengalami obesitas seperti diabetes, penyakit jantung, hingga kanker.

Anda dapat mencapai berat badan ideal dengan rutin melakukan olahraga ringan, memperbanyak makan sayur, minum air putih, dan menghindari makanan manis serta berlemak. Bila Anda malas berolahraga, Anda dapat menggantinya dengan aktivitas lain yang dapat membakar kalori seperti naik-turun tangga, berjalan kaki, maupun membersihkan rumah.

Kuncinya adalah tetap aktif bergerak serta memilih makanan yang bergizi.

Beberapa orang membutuhkan usaha lebih banyak untuk dapat mencapai berat badan ideal. Anda hanya perlu melakukan gaya hidup sehat secara konsisten. Memiliki berat badan ideal membutuhkan proses dan komitmen, tidak bisa dilakukan secara instan. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi agar pola diet Anda tidak sembarangan. Diet yang salah justru dapat membahayakan tubuh. Mencapai berat badan ideal bukanlah dengan membiarkan tubuh Anda kelaparan, melainkan dengan memperbaiki pola makan dan lebih aktif bergerak.

Read More

Menari Ternyata Memiliki Manfaat Untuk Kesehatan Mental

manfaat menari

Menari merupakan bentuk ekspresi kebahagiaan, perayaan peristiwa dalam hidup, serta bentuk dari ritual kultur dan agama. Menari juga memiliki manfaat untuk fisik dan kognitif yang melebihi bentuk olahraga lainnya.

Manfaat menari untuk kesehatan

Bukti kesehatan yang didapat dari olahraga memang tak terbantahkan. Penelitian psikologis menunjukan aktivitas yang dilakukan secara teratur bisa membentuk otot dan tulang, mengurangi lemak, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan jumlah lemak baik pada tubuh. Semua manfaat diatas dari berbagai jenis aktivitas bisa didapat sekaligus dari menari. Jika dilakukan secara berkelanjutan, menari dapat memberikan efek positif bagi kebugaran tubuh dan bagian kognitif otak kita. Selain menyenangkan, banyak sekali manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan dari menari.

Menari merupakan gabungan aktivitas fisik, ekspresi kreatif dari gerakan dan emosional, serta interaksi sosial. Apalagi, jika menggabungkan tarian dengan musik, bisa memberikan manfaat lebih dari jenis olahraga apapun. Musik dapat menstimulasi otak dan mengaktifkan saraf sensori. Menari juga bisa meningkatkan keseimbangan dan kualitas hidup orang-orang yang mengidap Parkinson atau kelainan terkait gerakan tubuh lainnya.

Beberapa penelitian mengindikasi bahwa menguasai gerakan tari dapat meningkatkan memori dan cara pemecahan masalah. Hasil penelitian lain juga menunjukan bahwa menari dapat memberikan peningkatan terhadap kesehatan mental yang memberikan dorongan untuk merasa lebih bahagia.

Dr. Lauren Elson, mantan penari profesional yang memiliki spesialisasi pada olahraga dan rehabilitasi di Harvard-affiliated Spaulding Rehabilitation Network, menyebutkan bahwa menari itu mudah di lakukan oleh siapa pun. Menari merupakan salah satu cara untuk berhubungan dengan tubuh kalian sendiri, musik, dan orang lain. Seperti yang kita tau, menari memiliki banyak manfaat untuk fisik, kognitif dan sosial.

Cara memulainya

Bagi Anda sudah pernah menari sebelumnya, atau memang memiliki hobi menari, Anda pasti sangat tahu bagaimana sensasi menari itu.Tetapi, jika Anda adalah tipikal orang yang pemalu dan merasa tidak begitu ahli untuk menari atau belum pernah menari sama sekali dan ingin mencobanya, berikut ini beberapa tips untuk memulainya!

  • Ambil kelas tari.  Ada beberapa jenis kelas menari yang bisa Anda ikuti, seperti tai chi atau kelas meditasi yang menyuguhkan musik-musik relaksasi. Ada pula kelas zumba, olahraga aerobik yang merupakan kombinasi langkah dan pergerakan dari beberapa musik tradisional, atau paling sering musik Latin.

Tari balet dapat menguatkan otot dan meningkatkan keseimbangan, atau kelas tari tap untuk lebih membentuk dan menguatkan tulang. Banyak pula beberapa jenis tarian lain yang membuka kelas latihan bagi pemula, diantaranya ballroom, belly dance, hip-hop, jazz, pole dance, dan lain sebagainya.

  • Menarilah dirumah. Internet memiliki jangkauan luas untuk mencari video tutorial atau instruksi menari, seperti “Dance for Dummies” yang mendemonstrasikan langkah-langkah tari dalam slow motion atau gerakan lambat agar lebih mudah diikuti dan Anda bisa juga mengatur sendiri kecepatan tarian yang Anda inginkan. Anda hanya perlu menyiapkan baju dan sepatu yang nyaman serta tempat yang cukup luas untuk bebas bergerak.
Read More