Alcohol Swab tagged posts

Alcohol Swab

Salah satu cara untuk melindungi diri dari virus Corona atau COVID-19 adalah dengan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Selain itu, alcohol swab juga merupakan salah satu persediaan yang dibutuhkan masyarakat untuk membersihkan permukaan benda seperti handphone.

Alcohol swab tentunya sangat dibutuhkan di rumah sakit dan permintaannya tidak kalah tinggi dengan keperluan pribadi. Alcohol swab adalah benda yang penting untuk digunakan di fasilitas kesehatan untuk mensterilkan permukaan kulit manusia yang akan disuntik.

Kulit manusia yang disterilkan adalah salah satu prosedur untuk menangani pasien yang mengalami virus Corona. Alcohol swab diperlukan supaya untuk mencegah bakteri menyebar ke tubuh manusia atau masuk ke dalam kulit. Hingga hari Rabu, 1 April 2020, sudah terdapat 1.528 kasus virus Corona di Indonesia, dan mengakibatkan 136 orang meninggal dunia.

Fakta Tentang Alcohol Swab

Alcohol swab merupakan benda seperti tisu basah, namun mengandung isopropil alkohol sebesar 70% sebagai bahan aktif untuk membunuh bakteri. Anda dapat menemukan benda tersebut ketika Anda memesan galon untuk keperluan rumah tangga. Sebelum Anda menggantikan galon, Anda perlu membersihkan galon yang akan dipakai dengan alcohol swab supaya menghilangkan bakteri.

Alcohol swab sebenarnya digunakan sebagai bahan antiseptik di fasilitas kesehatan. Alcohol swab tidak hanya digunakan untuk membersihkan permukaan kulit pasien sebelum disuntik, namun juga dapat digunakan untuk membersihkan luka gores.

Alcohol swab dapat digunakan untuk membersihkan luka gores manusia, namun dalam skala ringan. Selain itu, isopropil alkohol yang ada pada alcohol swab dapat digunakan untuk membantu mengurangi rasa sakit pada otot.

Walaupun alcohol swab praktis untuk digunakan dan dapat dibawa ke mana saja, Anda juga perlu pahami bahwa alcohol swab:

  • Merupakan salah satu bahan yang mudah terbakar.
  • Hanya dapat digunakan untuk membersihkan permukaan kulit manusia bagian luar dan tidak dapat digunakan untuk bagian dalam kulit.
  • Harus digunakan di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik, karena memiliki sifat racun ketika manusia menghirup udara yang terpapar bahan tersebut.
  • Tidak untuk dikonsumsi, karena dapat mengganggu pernafasan manusia.

Alcohol swab juga sangat berbahaya ketika digunakan pada bagian mata dan area kulit yang luas. Anda perlu menggunakannya dengan hati-hati, terutama jika sedang menggunakannya di depan anak, karena dapat membahayakan tubuh. Anda juga perlu buang bahan tersebut secepatnya setelah Anda menggunakannya.

Gejala Yang Disebabkan Oleh Alcohol Swab

Agar melindungi diri dari kandungan berbahaya seperti alkohol swab, Anda juga perlu ketahui gejala yang akan terjadi jika Anda menggunakannya dengan sembarangan. Gejala-gejala tersebut antara lain:

  • Sesak nafas.
  • Tenggorokan membengkak sehingga jalan nafas tertutup.
  • Bentol-bentol pada kulit.
  • Bengkak pada bagian wajah.
  • Iritasi.
  • Luka bakar.
  • Rasa perih di kulit.

Penggunaan Alternatif Selain Alcohol Swab

Anda sebaiknya jangan menggunakan alcohol swab untuk membersihkan benda-benda seperti handphone, namun Anda sebaiknya gunakan semprotan disinfektan, karena memiliki fungsi yang sama, yaitu mencegah virus yang terkontaminasi di permukaan benda.

Anda sebenarnya dapat membuat disinfektan sendiri. Caranya dengan mencampurkan 5 sendok makan pemutih pakaian dan air sebanyak 3,5 Liter. Anda juga bisa menggunakan alkohol sebesar 70% yang tersedia di toko-toko.

Setelah Anda membuatnya, Anda dapat menyemprot sedikit ke kapas atau tisu, kemudian usapkan ke benda-benda yang Anda pikir terkontaminasi virus Corona. Dengan cara ini Anda mencegah diri untuk membeli barang kebutuhan secara berlebihan, namun juga membantu tenaga medis dengan tidak membeli alcohol swab.

Read More