Category Penyakit

Jangan Salah, Ini Dia Daftar Mitos Dan Fakta Seputar Diare

mitos fakta diare

Tahukah Anda jika banyak informasi salah yang tersebar di masyarakat mengenai penanganan diare? Mulai dari larangan makan makanan tertentu hingga anjuran mengonsumsi obat khusus ternyata belum tentu benar adanya. Untuk itu, pahami daftar mitos dan fakta seputar diare agar Anda tidak salah berikut ini.

Mitos Diare

1. Melakukan Diet Makanan Hambar untuk Meredakan Diare
Mengonsumsi beberapa makanan hambar, seperti pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang, memang kerap direkomendasikan untuk mengobati diare. Namun, makanan tersebut ternyata tidak memiliki cukup nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh, seperti protein dan lemak. Dengan kata lain, Anda dapat mengonsumsi makanan-makanan tersebut di hari-hari pertama, tetapi Anda harus kembali ke asupan makanan normal yang bergizi sesegera mungkin.
 
2. Obat Flu Dapat Mencegah Flu Perut
Flu musiman dapat menyebabkan timbulnya gejala demam, nyeri tubuh, dan berbagai rasa sakit dan tidak nyaman di tubuh seperti tenggorokan dan kepala. Namun, flu sangat jarang menyebabkan diare. Influenza umumnya merupakan penyakit pada saluran udara dan paru-paru. Akan tetapi, ada pula penyakit yang biasa disebut “flu perut” dan dapat menyebabkan diare. Akan tetapi, virus penyebab flu perut ini berbeda dengan flu yang menyebabkan flu pada umumnya. Pasalnya, flu perut hanyalah nama umum untuk gastroenteritis virus, yang disebabkan oleh beberapa kuman berbeda.

3. Menghindari Makanan Berlemak
Makanan yang berminyak dan digoreng seringkali memperburuk diare karena sulit untuk dicerna. Meskipun begitu, makan dengan sedikit lemak juga bisa membantu meredakan diare. Pencernaan lemak yang lambat dapat mengurangi gejala diare. Selama tubuh Anda tidak memiliki masalah dalam penyerapan lemak, tambahkan satu sendok teh mayonaise, sedikit mentega, atau sedikit daging tanpa lemak ke makanan Anda. Makanan ini akan dapat membantu mengurangi gejala Anda.

4. Tumbuh Gigi Penyebab Diare
Banyak orangtua percaya bahwa tumbuh gigi dapat memicu diare pada bayi. Sayangnya, para dokter anak mengatakan bahwa hal itu tidak benar. Bayi Anda mungkin rewel atau mudah marah selama tumbuh gigi. Tetapi jika ia juga mengalami diare atau demam, bicarakan dengan dokter Anda karena mungkin memang ada masalah dalam pencernaannya
 
5. Minumlah Obat Saat Anda Merasa Sakit
Diare biasanya dapat hilang dengan sendirinya. Itu sebabnya pengobatan biasanya tidak diperlukan. Meskipun begitu, obat-obat diare yang dijual bebas dapat meredakan beberapa gejala yang mengganggu. Namun, jika Anda demam atau mendapatkan gejala lain, seperti tinja berdarah, sebaiknya hindari asupan obat dan segera kunjungi dokter. Jangan berikan obat diare kepada bayi atau anak-anak, kecuali dokter anak yang merekomendasikannya.


Fakta Diare

1. Dehidrasi Merupakan Sebuah Kondisi Serius
Diare menyebabkan Anda kehilangan cairan. Kehilangan terlalu banyak cairan dapat menyebabkan dehidrasi, khususnya pada anak-anak dan lansia. Pastikan untuk dengan segera menghubungi dokter jika Anda melihat tanda-tanda dehidrasi pada diri Anda, anak, atau orangtua Anda. Dokter mungkin akan merekomendasikan untuk segera meminum larutan rehidrasi, air, minuman energi tanpa kafein, rendah gula, jus buah cair, dan sup kaldu.
 
2. Obat-obatan Dapat Menyebabkan Diare
Efek samping dari sebagian obat-obatan dapat berupa masalah pada pencernaan, seperti diare. Sebut saja, antibiotik dan beberapa obat untuk kanker, depresi, diabetes, dan tekanan darah tinggi dapat menyebabkan efek samping berupa diare. Jika Anda mengalami diare setelah memulai obat baru, segera hubungi dokter Anda.
 
3. Makanan Manis Membuat Diare Lebih Buruk
Beberapa orang mencari minuman energi atau soda untuk mengisi kembali cairan yang hilang ketika sedang diare. Sayangnya, makanan dan minuman yang memiliki kandungan gula tinggi dapat memperburuk gejala diare. Selama proses pencernaan, gula menyerap cairan ke dalam usus dan menipiskan tinja. Beberapa pengganti gula, seperti sorbitol, mungkin memiliki risiko yang sama.
 
4. Serat Makanan Dapat Membantu
Kebanyakan dari makanan berserat memang sebaiknya dihindari saat diare. Namun, itu tergantung pada jenis makanan serat apa yang Anda makan. Serat larut, yang biasa ditemukan dalam kacang-kacangan, kacang polong, dedak gandum, dan buah-buahan yang dikupas dan sayuran yang dimasak, dapat menyerap air di usus dan membuat kotoran lebih padat. Tetapi serat yang tidak larut, seperti yang ditemukan di kulit buah-buahan dan sayuran mentah, biji-bijian, dan dedak gandum, dapat mempercepat tinja saat mereka melewati usus.
 
5. Kopi Bisa Membuatnya Lebih Buruk
Kafein dalam kopi, teh, minuman ringan, dan cokelat bisa membuat usus Anda bekerja lebih cepat. Kafein bekerja sebagai stimulan di usus, yang dapat membuat pencernaan lebih cepat dan menyebabkan usus Anda lebih cepat kosong. Hal ini juga berlaku pada kopi tanpa kafein yang memiliki kafein lebih sedikit dari biasanya, tetapi masih memiliki cukup kafein untuk merangsang usus Anda.
 
6. Cuci Tangan Dapat Menjaga Anda Tetap Sehat
Menurut para ahli kesehatan masyarakat, mencuci tangan masih merupakan cara terbaik untuk melawan kuman penyebab diare. Sebuah penelitian menemukan bahwa mencuci tangan yang baik dapat mengurangi transmisi infeksi diare hingga hampir 40%. Gunakan sabun dan air, seta gosok tangan Anda selama setidaknya 20 detik.
 
7. Yogurt Dapat Membantu Mengurangi Diare
Yoghurt dapat membantu orang pulih dari diare lebih cepat. Bakteri hidup, alami, dan “ramah”, seperti Lactobacillus acidophilus, yang terkandung dalam beberapa yogurt dapat membantu meningkatkan pencernaan yang sehat. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa yogurt dengan kandungan bakteri aktif dapat membantu mencegah diare yang disebabkan oleh antibiotik.

Read More

11 Cara Alami untuk Mengobati Gejala Pilek dan Flu

cara alami mengobati gejala pilek flu

Hingga saat ini, masih belum ada obat untuk pilek atau flu. Vaksin sejauh ini hanya bisa membantu mencegah flu. Sedangkan obat dari dokter untuk meredakan gejalanya. Selain obat kimia, ada banyak pengobatan alami untuk pilek dan flu. Beberapa bahan alami ini mungkin cocok untuk Anda!

Echinacea

Suplemen herbal ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan infeksi. Tetapi efeknya untuk pilek dan flu butuh penelitian lebih lanjut. Beberapa penelitian menemukan, sebagian orang lebih cepat sembuh jika mengonsumsinya. Sedangkan penelitian lain menunjukkan tak ada pengaruh signifikan. Jika ingin mencoba, konsumsi herbal ini selama 7-10 hari saat Anda sakit.

Zinc

Zinc membantu melawan virus, seperti pilek. Cara kerjanya dengan menghentikan pembentukan protein tertentu sebelum virus pilek menggunakannya untuk bereproduksi. Meski tak mencegah pilek, zinc mempercepat kesembuhan dan meredakan keparahannya.

Syaratnya, konsumsilah dalam 24 jam setelah gejala pertama dan meneruskannya hingga lima hari. Produk zinc yang dihirup hidung tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan hilangnya indra penciuman.

Vitamin C

Menurut penelitian, vitamin C bisa mempercepat gejala pilek hingga sehari. Selain itu, para pekerja keras yang tiap hari minum minimal 200 mg vitamin C jarang terkena pilek. Minum vitamin C di awal serangan pilek tak membantu.

Sup Ayam

Sup ayam panas bisa membantu meredakan hidung mampet, jika Anda menghirup uapnya. Sedangkan minum kuahnya membantu menggantikan cairan yang keluar. Kuah yang hangat dan bergaram itu juga meredakan sakit tenggorokan.

Teh Panas

Teh panas juga obat alami pilek dan flu. Menghirup uapnya membantu melegakan hidung mampet. Sementara cairannya meredakan sakit tenggorokan dan membantu tubuh terhidrasi. Teh hitam dan teh hijau mengandung antioksidan yang bekerja melawan penyakit apapun.

Bawang Putih

Bawang putih sudah lama dikenal sebagai pelawan kuman. Menurut sebuah penelitian, bawang putih juga membantu mencegah pilek jika dikonsumsi setiap hari. Tetapi butuh lebih banyak penelitian untuk membuktikannya.

Uap Air

Menghirup uap air bisa membantu melegakan hidung mampet. Anda bisa menggunakan pelembab ruangan yang diisi semangkuk air panas. Anda juga bisa menutup kamar mandi dan beristirahat di bawah shower air hangatnya. Alternatif lain adalah menggunakan botol.

Obat Tetes Hidung

Meneteskan air garam ke dalam hidung bisa membantu membersihkan kotoran dan melegakan pernapasan. Anda bisa membeli obat tetes hidung atau membuatnya.

Caranya, campur 8 ounce air steril hangat dengan ¼ sendok teh garam dan ¼ sendok teh baking soda. Teteskan pada satu lubang hidung (dengan alat tetes hidung), sementara lubang hidung lainnya ditutup. Ulang 2-3 kali, lalu lakukan pada lubang hidung lainnya.

Salep Menthol

Sering membersit ingus bisa bikin area sekitar lubang hidung iritasi. Oleskan sedikit salep mentol ke bawah hidung, tenggorokan atau dada. Aroma mentol akan melegakan pernapasan.

Kumur Air Garam

Kumur air garam membantu mengurangi pembengkakan tenggorokan dan membersihkannya dari kuman. Lakukan empat kali sehari untuk menyembuhkan tenggorokan yang gatal.

Biarkan Demam Bekerja

Obat pilek alami dan obat flu alami adalah demam. Tingginya temperatur melawan pilek dan flu karena membuat kuman tak bisa hidup. Jika merasa tak nyaman, Anda bisa mengobatinya dengan pereda demam, dan minum banyak air. Hubungi dokter segera jika suhu mencapai 40, atau jika suhu anak 38 derajat Celcius.

Read More