Category Penyakit

Inilah Obat Asma Yang Dapat Meredakan Gejala Asma

Asma adalah penyakit pernafasan kronis yang dapat menimbulkan saluran udara meradang dan menyempit sehingga dapat mengakibatkan manusia mengalami kesulitan dalam menghirup dan menghembus nafas. Oleh karena itu, obat asma adalah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Orang-orang yang mengalami gejala asma tidak dapat disembuhkan, namun gejala tersebut dapat dicegah. Ada berbagai macam obat asma yang dapat digunakan manusia, baik obat asma alami maupun obat asma medis.

Obat asma alami sebenarnya dapat Anda gunakan dari bahan-bahan untuk memasak makanan. Walaupun demikian, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apakah aman untuk menggunakan bahan-bahan dapur sebagai obat untuk meredakan asma. Selain itu, tidak semua obat asma alami bekerja sepenuhnya.

Obat Asma Alami

Jika dokter menemukan bahan-bahan yang digunakan untuk meredakan asma dapat memberikan pengaruh baik pada kesehatan manusia, maka dokter akan memperbolehkan pasien untuk menggunakan bahan-bahan tersebut sebagai obat asma. Bahan-bahan yang dapat digunakan sebagai obat asma adalah sebagai berikut:

  • Bawang putih

Bawang putih dapat dikonsumsi untuk mengurangi kolesterol jahat di dalam tubuh. Tidak hanya itu, bawang putih juga dapat digunakan untuk mencegah asma, karena memiliki kandungan anti radang yang dapat mengurangi peradangan pada saluran pernafasan.

  • Jahe

Ada beberapa manfaat yang diperoleh jahe, termasuk mengatasi masalah pencernaan dan sebagai anti peradangan. Selain itu, jahe dapat Anda gunakan untuk mencegah asma.

  • Kunyit

Kunyit bisa menjadi pilihan lain untuk mencegah asma karena memiliki kandungan anti alergi yang dapat mengurangi peradangan.

  • Madu

Madu adalah salah satu sumber yang tepat untuk mengatasi masalah tenggorokan. Tidak hanya itu, madu juga dapat Anda gunakan untuk meredakan asma.

  • Kafein

Menurut sebuah studi, kafein dipercaya dapat mencegah asma karena memiliki efek bronkodilator dimana efek tersebut dapat membuat otot di saluran pernafasan rileks sehingga membuat orang bernafas dengan mudah.

Tidak semua pilihan obat asma alami dapat membantu meredakan asma secara efektif, dan belum tentu jika penggunaan bahan tersebut aman bagi tubuh, khususnya jika Anda memiliki reaksi alergi terhadap salah satu bahan tersebut.

Selain itu, para peneliti belum menemukan bukti bahwa obat asma alami dapat mencegah asma. Para peneliti juga memastikan bahwa penggunaan obat asma alami tidak menimbulkan efek samping karena penggunaan secara berlebihan.

Obat Asma Medis

Jika obat asma alami tidak efektif untuk pernafasan, maka Anda dapat gunakan obat asma medis. Obat asma medis bisa Anda gunakan dalam bentuk minuman, alat untuk dihirup, atau suntikan. Berikut adalah pilihan obat asma medis yang dapat Anda gunakan:

  • Kortikosteroid hirup

Kortikosteroid hirup dapat digunakan untuk mencegah asma tidak kambuh. Obat kortikosteroid hirup adalah obat asma yang digunakan dalam jangka panjang. Pasien perlu gunakan obat ini setiap hari.

Cara kerja obat kortikosteroid hirup adalah mencegah kekambuhan asma, mengurangi peradangan pada bagian saluran pernafasan, dan mengurangi produksi lendir.

  • Pengubah leukotrien (leukotriene modifiers)

Obat pengubah leukotrien digunakan untuk mencegah leukotrien yang dapat memicu serangan asma. Anda perlu minum obat pengubah leukotrien satu kali sehari.

  • Short-acting beta-agonist

Short-acting beta-agonist dapat digunakan untuk mencegah asma dengan melonggarkan otot-otot pada bagian saluran pernafasan.

  • Teofilin

Teofilin dapat digunakan untuk mencegah asma dengan melebarkan saluran pernafasan untuk membantu pasien bernafas dengan lancar.

  • Antikolinergik

Antikolinergik dapat digunakan untuk mencegah pengencangan otot pada bagian saluran pernafasan sehingga dapat menimbulkan asma.

Anda dapat bertanya kepada dokter untuk mengetahui informasi lebih mendalam tentang pilihan obat asma yang dapat digunakan. Jika Anda bingung memilih obat asma yang cocok untuk Anda, dokter akan memberikan pilihan sesuai kebutuhan Anda.

Read More

Daftar 7 Obat Tradisional Kanker Payudara

Kunyit dapat digunakan sebagai salah satu obat tradisional kanker payudara.

Jika terserang suatu penyakit, tidak sedikit pasien yang akan mencari obat tradisional sebagai pendamping pengobatan medis dari dokter. Jika kamu mengidap kanker payudara kamu bisa mengonsumsi obat tradisional sebagai perawatan pendamping. Obat-obatan tradisional biasanya adalah bahan-bahan yang sudah sering kita lihat bahkan kita konsumsi sebagai bahan masakan, sayur-sayuran, buah-buahan dan lain-lain. Berikut ini adalah 7 obat tradisional untuk penderita kanker payudara:

Bawang Putih

Bawang putih terkenal sebagai bahan penyedap rasa. Selain itu, bawang putih yang sering kita temukan di dapur ini juga berfungsi sebagai obat tradisional bagi kanker payudara. Bawang putih mengandung senyawa ajoene yang mampu memperlambat produksi sel-sel kanker. Tak hanya itu, bawang putih memiliki sifat anti kanker yang berasal dari kadar sulfida organik dan polisulfida yang tinggi. Ekstrak bawang putih juga dikenal bisa mengeliminasi zat karsinogen penyebab kanker, dapat meningkatkan enzim detoksifikasi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Kunyit

Obat tradisional untuk kanker payudara selanjutnya adalah kunyit. Tanaman herbal ini menyimpan senyawa kurkumin yang tinggi yang merupakan antioksidan yang diklaim efektif untuk menghambat berkembangnya sel kanker di area paru, kulit, payudara dan lambung. Tak hanya itu, sebuah riset menyebutkan juga bahwa senyawa kurkumin sanggup menghambat tumbuhnya sel kanker di semua stadium. Tanaman berwarna kuning ini juga bisa meningkatkan kadar antioksidan alami di dalam tubuh.

Teh Hijau

Teh hijau yang sering kita minum bisa menjadi obat kanker payudara. Senyawa polifenol yang ada di dalam teh hijau ini berperan sebagai zat antikanker. Pada sebuah riset menyebutkan bahwa tanaman teh hijau efektif untuk melawan tumor dan mutasi genetik. Pada sebuah penelitian, terdapat 472 pasien pengidap kanker payudara stadium I dan II, kemudian mengonsumsi lebih dari 5 cangkir teh hijau per hari atau setara dengan delapan gelas, menghasilkan tingkat kambuhnya kanker payudara lebih rendah sebesar 16,7 % daripada mereka yang mengonsumsi teh hijau kurang dari empat cangkir per hari. Teh hijau mampu membantu kanker payudara stadium I dan II, namun tidak bagi kanker payudara stadium III karena pada stadium ini sudah terjadi perubahan genetik di dalam sel.

Daun Belalai Gajah

Kandungan senyawa antikanker alkaloid yang terdapat di daun belalai gajah kerap dijadikan bahan dalam kemoterapi modern. Tanaman ini mampu menangkal radikal bebas karena berasal dari kandungan yang antioksidannya tinggi seperti terpenoid, steroid, flavonoid, saponin, tannin dan asam fenolik.

Bajakah

Tanaman bajakah ini sering ditemukan di hutan pedalaman Kalimantan, bajakah bisa menjadi obat tradisional kanker payudara karena melihat hasil riset yang dilakukan oleh laboratorium Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Tanaman bajakah diklaim mengandung empat puluh macam senyawa yang bisa menyembuhkan kanker. Meskipun demikian, masih harus ada riset lebih jauh untuk pembenarannya. Sejak dulu kala, tanaman ini sudah sering digunakan oleh masyarakat pedalaman Dayak untuk mengobati berbagai penyakit. 

Pare

Pare yang sering kita makan, menawarkan banyak khasiat bagi kesehatan tubuh. Mempunyai rasa yang pahit, pare juga bisa mencegah kanker payudara. Pare menyimpan kandungan antioksidan seperti flenol dan flavonoid yang mampu melawan radikal bebas yang bisa menimbulkan penyakit diabetes, melemahkan fungsi ginjal dan kanker. Tak hanya itu, pare juga banyak mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. 

Brotowali

Daun brotowali mengandung antioksidan melanoma dan flavonoid yang berfungsi melawan radikal bebas penyebab kanker payudara. Selain itu, kandungan ekstrak batang brotowali juga mengandung potensi terhadap antikanker.

Read More

Mengenal Pentingnya Kelenjar Adrenal

Kelenjar adrenal menghasilkan hormon yang membantu mengatur metabolisme, sistem kekebalan tubuh, tekanan darah, respons terhadap stres.

Kelenjar adrenal yang juga dikenal sebagai kelenjar suprarenal adalah kelenjar kecil berbentuk segitiga yang terletak di atas kedua ginjal Anda. Kelenjar adrenal menghasilkan hormon yang membantu Anda mengatur metabolisme, sistem kekebalan tubuh, tekanan darah, respons terhadap stres dan fungsi penting lainnya.

Kelenjar adrenal sendiri terdiri dari dua bagian, yaitu korteks dan medula yang masing-masing bertanggung jawab untuk memproduksi hormon yang berbeda. Korteks adrenal dan medula adrenal diselimuti kapsul adiposa yang membentuk lapisan pelindung di sekitar kelenjar adrenal.

  • Korteks adrenal

Korteks adrenal daerah terluar dan juga bagian terbesar dari kelenjar adrenal. Bagian ini dibagi menjadi tiga zona terpisah: zona glomerulosa, zona fasciculata dan zona reticularis. Setiap zona bertanggung jawab untuk memproduksi hormon spesifik.

Hormon kunci yang diproduksi oleh korteks adrenal meliputi:

  1. Kortisol

Kortisol adalah hormon glukokortikoid yang diproduksi oleh zona fasciculata yang memainkan beberapa peran penting dalam tubuh Anda. Kortisol membantu mengontrol penggunaan lemak, protein, dan karbohidrat tubuh; menekan peradangan; mengatur tekanan darah; meningkatkan gula darah; dan juga bisa mengurangi pembentukan tulang.

Selain itu kortisol juga mengendalikan siklus tidur dan bangun. Hormon ini dilepaskan selama masa stres untuk membantu tubuh Anda mendapatkan dorongan energi dan lebih baik menangani situasi darurat.

  1. Aldosteron

Hormon mineralokortikoid yang diproduksi oleh zona glomerulosa ini memainkan peran sentral dalam mengatur tekanan darah dan elektrolit tertentu (natrium dan kalium). Aldosterone mengirimkan sinyal ke ginjal Anda, sehingga ginjal menyerap lebih banyak natrium ke dalam aliran darah dan melepaskan kalium ke dalam urin. Aldosteron juga membantu mengatur pH darah dengan mengendalikan kadar elektrolit dalam darah.

  1. DHEA dan Steroid Androgenik

Hormon-hormon ini diproduksi oleh zona reticularis adalah hormon pria yang lemah.  Mereka adalah hormon prekursor yang diubah di ovarium menjadi hormon wanita (estrogen) dan di testis menjadi hormon pria (androgen).  Namun, estrogen dan androgen diproduksi dalam jumlah yang jauh lebih besar oleh ovarium dan testis.

  • Medula adrenal 

Medula adrenal terletak di dalam korteks adrenal di pusat kelenjar adrenal. Bagian ini menghasilkan “hormon stres,” hormon utama yang disekresikan oleh medula adrenal termasuk epinefrin (adrenalin) dan norepinefrin (noradrenalin), yang memiliki fungsi serupa.

Selain itu, hormon-hormon ini mampu meningkatkan detak jantung dan kekuatan kontraksi jantung Anda, meningkatkan aliran darah ke otot dan otak, melemaskan otot-otot jalan napas halus, dan membantu metabolisme glukosa (gula) Anda. Mereka juga mengontrol tekanan pembuluh darah (vasokonstriksi), membantu menjaga tekanan darah dan meningkatkannya sebagai respons terhadap stres.

Epinefrin dan norepinefrin sering diaktifkan dalam situasi stres secara fisik dan emosional ketika tubuh Anda membutuhkan sumber daya dan energi tambahan untuk menahan ketegangan yang tidak biasa.

Penyakit Pada Kelenjar Adrenal 

Hal umum yang sering terjadi saat kelenjar adrenal menyebabkan masalah kesehatan adalah dengan memproduksi terlalu sedikit atau terlalu banyak hormon tertentu, yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon.  Kelainan fungsi adrenal ini dapat disebabkan oleh berbagai penyakit kelenjar adrenal atau kelenjar pituitari.

  • Ketidakcukupan adrenal

Insufisiensi adrenal ditandai oleh rendahnya kadar hormon adrenal pada tubuh Anda.

  • Hiperplasia adrenal bawaan

Insufisiensi adrenal juga dapat terjadi akibat kelainan genetik yang disebut hiperplasia adrenal kongenital.

  • Kelenjar adrenal yang terlalu aktif

Kadang-kadang, kelenjar adrenal dapat mengembangkan nodul yang menghasilkan terlalu banyak hormon tertentu pada tubuh Anda.

  • Kelebihan kortisol: Sindrom Cushing

Sindrom Cushing disebabkan oleh produksi kortisol yang berlebihan dari kelenjar adrenal Anda.

  • Kelebihan aldosteron: Hiperaldosteronisme

Hiperaldosteronisme disebabkan oleh kelebihan produksi aldosteron dari satu atau kedua kelenjar adrenal Anda.

  • Kelebihan adrenalin atau noradrenalin: Pheochromocytoma

Pheochromocytoma adalah tumor yang menghasilkan kelebihan produksi adrenalin atau noradrenalin oleh medula adrenal yang sering terjadi pada semburan.

  • Kanker adrenal

Kelenjar adrenal Anda dan hormon yang dihasilkannya, sangat penting untuk kesehatan. Jika Anda didiagnosis menderita kelainan kelenjar adrenal, penting untuk mengikuti rencana perawatan yang ditentukan oleh dokter Anda.

Read More

Gejala Penyakit Kuning yang Tidak Boleh Diabaikan

Penyakit kuning merupakan suatu kondisi ketika kulit dan bagian putih pada mata menjadi berwarna kekuning-kungingan. Umumnya hal ini terjadi pada bayi yang baru lahir. Namun, orang dewasa juga bisa mengalaminya. Penyakit kuning disebabkan oleh peningkatan kadar bilirubin, yaitu pigmen kuning yang berasal dari pemecahan sel darah merah tu di dalam sel-sel hati.

Biasanya, bilirubin dan sel darah merah yang sudah tua akan dibuang oleh hari secara bersamaan. Penyakit kuning (jaundice) umumnya akan terlihat pada kullit atau mata ketika kadar bilirubin darah lebih dari 2,5-3 mg/dL. Penyakit kuning pada orang dewasa dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis. Bahkan, jika sudah bersifat serius bisa berpotensi mengancam jiwa. Kenali gejala penyakit kuning yang sering diabaikan berikut.

  1. Urine berwarna gelap

Jika warna urine berubah menjadi lebih gelap, Anda perlu waspada! Urine yang berwarna terlampau kuning dan tidak kunjung hilang setelah mengonsumsi banyak air putih, bisa menandai penyakit kuning. Untuk memastikannya Anda juga bisa melakukan pemeriksaan ke dokter. Jika dokter menemukan tanda-tanda penyakit kuning, pemeriksaan tambahan akan dilakukan untuk membantu diagnosi kondisi yang mendasarinya.

  • Feses yang berwarna pucat

Selain urine, Anda juga bisa mengenali gejala penyakit kuning dari feses. Warna feses yang cenderung pucat justru tidak sehat. Hal ini terjadi karena bilirubin tidak dapat mencapai saluran pencernaan untuk dikeluarkan melalui feses, sehingga menghasilkan feses berwarna pucat.

  • Kulit terasa gatal

Umumnya penderita penyakit kuning akan mengalami kulit gatal. Rasa gatal yang dirasakan dipicu oleh rangsangan yang disebut pruritogen. Contohnya gigitan serangga atau iritasi terhadap bahan kimia. Gejala ini juga mungkin disebabkan oleh garam empedu. Kulit yang gatal akibat garam empedu juga tidak menghasilkan kulit kemerahan yang terlihat bengkak.

  • Diare

Jika diare dan disertai dengan gejala di atas, kemungkinan diare menandai penyakit kuning yang disebabkan oleh infeksi. Penderita gejala ini biasanya mengalami sakit pada sisi kanan perut, di bagian bawah tulang rusuk dan bersambung hingga ke punggung bagian atas. Gejala diare ini bisa menjadi indikasi penyakit kuning karena peradangan atau infeksi empedu.

  • Demam dan menggigil

Demam merupakan gejala umum dari berbagai jenis penyakit yang patut Anda waspadai. Jika terjadi demam dengan suhu 38 derajat C atau lebih dan disertai menggigil bisa jadi hal ini menjadi gejala penyakit kuning.

  • Penurunan berat badan

Selain lima gejala di atas, penurunan berat badan yang tidak normal juga bisa menjadi gejala penyakit kuning. Jika penyakit kuning tersebut tidak disebabkan oleh infeksi, kemungkinan penderitanya akan mengalami gejala penurunan berat badan.

  • Badan terasa lemah

Penderita penyakit kuning biasanya sering merasa tidak enak badan dan badan terasa lemah. Hal ini terjadi karena penderita penyakit kuning kehilangan nafsu makan dan diare, sehingga kondisi tubuh pun akan menurun.

  • Pembengkakan pada perut atau kaki

Perlu diingat bahwa, penyakit kuning bisa menjadi tanda dari penyakit hepatitis. Jika penyakit kuning disebabkan oleh hepatitis, maka penderitanya akan mengalami pembengkakan pada perut kaki. Gejala ini merupakan hal yang paling umum terjadi pada penderita penyakit kuning.

Jika mengalami gejala-gejala penyakit kuning seperti yang disebutkan di atas, segera lah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Read More

Penyebab Bulu Mata Rontok

Memiliki bulu mata yang cantik dan lentik adalah dambaan setiap wanita. Sayangnya, banyak orang mengalami bulu mata rontok karena beberapa penyebab tertentu, mulai dari terbakar hingga karena efek samping dari kemoterapi. Meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama, untungnya bulu mata yang rontok dapat tumbuh kembali. Sama seperti rambut yang ada di kulit kepala, bulu mata juga mengalami siklus pertumbuhan sehingga rontok beberapa helai saja seharusnya tidak perlu menjadi sumber kekhawatiran. Akan tetapi, banyak faktor lain seperti cidera dan penyakit tertentu yang dapat menyebabkan bulu mata rontok dalam jumlah yang banyak. Artikel ini akan membahas penyebab bulu mata rontok dan faktor risiko kondisi tersebt.

Apabila Anda menggunakan maskara, dan bulu mata rontok dalam jumlah yang banyak, hal tersebut mungkin disebabkan karena alergi terhadap produk. Selain itu, bulu mata rontok juga dapat disebabkan karena beberapa kondisi berikut ini:

  • Terbakar

Menurut Akademi Oftalmologi Amerika, apabila bulu mata rontok tetapi folikel rambut tetap utuh, bulu mata biasanya akan tumbuh dalam waktu 6 bulan. Akan tetapi, apabila folikel rambut juga ikut rusak, bulu mata mungkin tidak akan tumbuh kembali.

  • Kemoterapi

Obat-obatan yang digunakan untuk merawat penyakit kanker terkadang dapat menyebabkan bulu mata rontok. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa tidak semua obat-obatan kemoterapi dapat menyebabkan rambut rontok. Apabila seseorang mengonsumsi obat-obatan kemoterapi yang dikenal dapat menyebabkan rambut rontok, obat tersebut akan memberikan dampak pada keseluruh rambut di tubuh. Bulu tubuh, bulu mata, dan alis biasa terkena dampak obat-obatan kemoterapi. Biasanya bulu mata yang rontok akan tumbuh kembali setelah pengobatan kemoterapi dihentikan.

  • Bulu mata dipotong

Kebanyakan orang biasanya tidak memotong bulu mata. Namun bagi mereka yang memotongnya untuk alasan estetika, bulu mata akan tumbuh ke panjang aslinya setelah beberapa waktu tertentu.

  • Bulu mata dicabut

Ada sebuah kondisi psikologis yang dikarakterisasikan dengan adanya implus untuk mencabut bulu mata sendiri. Kondisi psikologis tersebut disebut dengan istilah trichotillomania. Impuls tersebut dapat mempengaruhi rambut atau bulu di bagian tubuh manapun, termasuk bulu mata. Bulu mata yang sudah dicabut akan tumbuh lagi dalam beberapa bulan.

  • Ekstensi bulu mata

Ekstensi bulu mata merupakan jenis serat yang ditempel pada bulu mata alami untuk menghasilkan kesan bulu mata yang lebih tebal dan panjang. Akan tetapi, ekstensi bulu mata dapat merusak bulu mata alami. Apabila bulu mata rontok akibat ekstensi bulu mata, biasanya akan tumbuh dengan sendirinya setelah beberapa bulan.

  • Kondisi tiroid

Kelenjar tiroid memproduksi banyak hormon. Apabila kelenjar tersebut memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sedikit, hal tersebut dapat menyebabkan beberapa gejala tertentu seperti kerontokan rambut. Bulu mata rontok dapat disebabkan karena hyperthyroidism, atau tiroid yang terlalu aktif, dan dypothyroidism, atau tiroid yang tidak aktif. Bulu mata biasanya akan tumbuh kembali setelah ketidakseimbangan tiroid diobati.

  • Alopecia areata

Alopecia areata adalah sebuah kondisi autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut. Kondisi ini menyebabkan kerontokan rambut pada kepala, bulu mata, dan alis.

Untuk mengatasi bulu mata rontok, diagnosa yang tepat perlu dilakukan agar penyebab diketahui sehingga perawatan yang tepat dapat segera dilakukan. Pada umumnya, bulu mata rontok akan dapat tumbuh dengan sendirinya setelah beberapa bulan. Dalam beberapa kasus, apabila folikel rambut rusak, bulu mata yang rontok tidak akan dapat tumbuh kembali.

Read More

Rambut Rontok? Cara Alami Untuk Menumbuhkannya Kembali

Ada banyak alasan mengapa rambut rontok. Pada wanita, rambut rontok dapat disebabkan karena perubahan hormon, misalnya pada masa hamil dan menopause ataupun karena stres. Kerontokan akibat hormon tersebut terkadang tidak membutuhkan perawatan. Kerontokan akan berhenti dengan sendirinya saat tubuh mulai beradaptasi. Kerontokan rambut akibat kekurangan nutrisi dapat diatasi dengan diet yang sehat, menggunakan suplemen tertentu, dan mendapatkan panduan dari dokter ataupun ahli nutrisi. Setelah kerontokan berhasil dihentikan, langkah selanjutnya adalah dengan menumbuhkan rambut Anda kembali. Ada beberapa cara alami yang dapat Anda lakukan yang dapat menstimulasi pertumbuhan rambut dan menguatkan rambut. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam.

Melakukan pijatan pada kulit kepala

Setelah rambut rontok berhenti, untuk dapat menumbuhkan rambut kembali, lakukan pijat di kulit kepala Anda. Memijat kulit kepala dapat mengembalikan pertumbuhan rambut. Pijatan ini juga dapat digunakan bersama minyak rambut dan masker untuk menstimulasi kulit kepala dan membuat rambut menjadi lebih lebat. Selain fungsinya sebagai penumbuh rambut, memijat kulit kepala dapat menghilangkan stres dan tegangan di kepala. Kekuatan peregangan pada saat memijat kulit kepala dipercaya dapat meningkatkan pertumbuhan rambut serta ketebalan rambut di sel-sel papilla dermal.

Lidah buaya (aloe vera)

Lidah buaya sudah lama digunakan untuk merawat kerontokan rambut. Selain itu, lidah buaya memiliki efek menenangkan kulit kepala dan melembapkan rambut. Lidah buaya dapat mengurangi ketombe sehingga mampu menghilangkan ketombe dan minyak berlebih yang menyumbat folikel rambut. Anda dapat mengoleskan gel lidah buaya murni pada kulit kepala dan rambut beberapa kali setiap minggunya. Gunakan pula sampo dan conditioner yang mengandung lidah buaya.

Minyak kelapa

Minyak kelapa mengandung asam lemak yang dapat menembus ke dalam batang rambut dan mengurangi kehilangan protein pada rambut. Minyak kelapa dapat digunakan sebeum atau sesudah Anda mencuci rambut, tergantung pada tipe rambut yang Anda miliki. Apabila Anda memiliki rambut berminyak, Anda bisa mengoleskan minyak kelapa pada rambut dan membiarkannya semalaman sebelum mencucinya. Pijat minyak kelapa pada kulit kepala dan semua bagian rambut. Penelitian lanjutan terhadap fungsi minyak kelapa untuk menumbuhkan rambut masih diperlukan. Namun, minyak kelapa sudah terbukti dapat meningkatkan serta menyuburkan rambut dan telah digunakan selama berabad-abad.

Minyak ikan

Mengonsumsi asam lemak omega dapat menumbuhkan serta meningkatkan kesehatan rambut dari dalam tubuh. Hal ini disebabkan karena minyak ikan kaya akan kandungan nutrisi dan protein. Mengonsumsi suplemen omega bersamaan dengan antioksidan dapat meningkatkan kelebatan rambut dan ukuran batang rambut. Minyak ikan juga terbukti mampu mengurangi kerontokan rambut. Selain itu, asam lemak omega membantu sel-sel tubuh untuk bekerja dengan baik dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini akan meningkatkan kesehatan dan menghindarkan tubuh dari risiko penyakit-penyakit tertentu.

Ginseng

Mengonsumsi suplemen ginseng dapat menstimulasi pertumbuhan rambut dan folikel rambut. Ginsenoside merupakan komponen aktif yang ada pada ginseng dan dipercaya memiliki peran penting dalam pertumbuhan rambut. Selalu konsumsi ginseng sesuai dengan dosis yang dianjurkan dan waspada terhadap efek samping apapun yang dapat ditimbulkan.

Apabila Anda ingin memilliki rambut yang lebat setelah menderita rambut rontok, buat rencana dan konsisten dalam melakukan perawatan. Perawatan ini mungkin akan membutuhkan waktu berbulan-bulan sebelum menunjukkan hasil yang memuaskan. Apabila Anda ingin mengonsumsi suplemen tertentu, bicarakan terlebih dahulu dengan dokter Anda untuk mengetahui kemungkinan adanya alergi ataupun efek samping.

Read More

Waspada, Ini Dia Gejala Keracunan Makanan yang Harus Anda Ketahui

gejala keracunan makanan

Perlu dipahami bahwa keracunan makanan merupakan sebuah istilah dengan cakupan beragam kondisi yang banyak dan luas karena dapat mencakup banyak infeksi yang berbeda. Itulah sebabnya, keracunan makanan akan menimbulkan gejala dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Gejala dan variasi tingkat keparahan ini akan bergantung pada jenis bakteri, virus, atau parasit yang menginfeksi Anda. Selain itu, kuantitas dari kuman makanan ini juga akan berpengaruh diikuti dengan kemampuan dari sistem kekebalan tubuh Anda dalam melawannya.

Meskipun terdapat banyak jenis dari keracunan makanan, kebanyakan kasusnya akan menyebabkan beberapa gejala seperti:

  • Diare
  • Mual
  • Muntah

Jika Anda mengalami kasus keracunan yang ringan, mungkin Anda akan mengira bahwa Anda sedang menderita flu perut atau virus. Selanjutnya, Anda juga mungkin tidak akan membutuhkan obat atau perawatan khusus karena akan membaik perlahan dengan sendirinya. Akan tetapi, beberapa orang dengan keracunan makanan akan merasakan sederet gejala parah yang menyebabkan mereka perlu untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit. Itulah sebabnya, Anda perlu dengan baik memahami gejala keracunan makanan dan kapan harus menghubungi dokter.

Gejala Keracunan Makanan
Gejala keracunan makanan berupa kram di perut dan usus, diare, dan muntah dapat mulai dirasakan sejak 1 jam setelah memakan makanan yang tercemar dan selambat-lambatnya 10 hari atau lebih. Lama munculnya gejala keracunan makanan tergantung pada apa yang menyebabkan infeksi keracunan makanan. Selain diare, mual, dan muntah, beberapa gejala umum dari keracunan makanan dapat berupa:

  • Perut kembung dan bergas
  • Demam
  • Nyeri otot
  • Tubuh terasa lemah
  • Nyeri perut dan kram

Gejala Botulisme

Anda mungkin pernah mendengar tentang beberapa kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan, seperti:

  • Campylobacter
  • E. coli
  • Listeria
  • Salmonella
  • Shigella

Selain itu, Anda mungkin juga pernah mendengar salah satu yang paling parah, yaitu botulisme. Sebuah jenis keracunan makanan akibat bakteri yang jarang namun parah. Gejala botulisme dapat terjadi berupa:

  • Bicara cadel atau pandangan kabur
  • Otot terasa lemah
  • Sulit menelan
  • Mulut kering
  • Kelumpuhan otot mulai dari kepala hingga ke tubuh bawah
  • Muntah

Pastikan untuk segera menghubungi dokter jika Anda merasakan adanya gejala botulisme pada diri Anda atau orang yang di sekitar Anda.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter

Keracunan makanan ringan biasanya sembuh dengan sendirinya hanya dengan beristirahat dan mengonsumsi banyak cairan. Akan tetapi, Anda harus segera menghubungi dokter, jika Anda atau orang di sekitar Anda menunjukkan gejala, seperti:

  1. Tanda-tanda dehidrasi: mulut kering, sedikit atau tidak ada buang air kecil, pusing, atau mata cekung
  2. Tidak mampu untuk menelan cairan tanpa memuntahkannya
  3. Diare yang berlangsung lebih dari 2 hari (1 hari pada bayi dan balita)
  4. Nyeri perut yang hebat atau muntah
  5. Demam 38 C atau lebih tinggi
  6. Kotoran yang berwarna hitam atau berdarah
  7. Otot terasa lemah
  8. Kesemutan di tangan
  9. Pandangan kabur
  10. Kebingungan
  11. Diare atau penyakit seperti flu pada wanita hamil
  12. Penyakit kuning (kulit kuning), yang bisa menjadi tanda hepatitis A

Itulah beberapa gejala keracunan makanan yang harus Anda waspadai. Ingatlah untuk selalu menjadi higienitas dari makanan dan perlengkapan makan yang Anda konsumsi untuk menghindari risiko keracunan makanan.

Read More

Jangan Salah, Ini Dia Daftar Mitos Dan Fakta Seputar Diare

mitos fakta diare

Tahukah Anda jika banyak informasi salah yang tersebar di masyarakat mengenai penanganan diare? Mulai dari larangan makan makanan tertentu hingga anjuran mengonsumsi obat khusus ternyata belum tentu benar adanya. Untuk itu, pahami daftar mitos dan fakta seputar diare agar Anda tidak salah berikut ini.

Mitos Diare

1. Melakukan Diet Makanan Hambar untuk Meredakan Diare
Mengonsumsi beberapa makanan hambar, seperti pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang, memang kerap direkomendasikan untuk mengobati diare. Namun, makanan tersebut ternyata tidak memiliki cukup nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh, seperti protein dan lemak. Dengan kata lain, Anda dapat mengonsumsi makanan-makanan tersebut di hari-hari pertama, tetapi Anda harus kembali ke asupan makanan normal yang bergizi sesegera mungkin.
 
2. Obat Flu Dapat Mencegah Flu Perut
Flu musiman dapat menyebabkan timbulnya gejala demam, nyeri tubuh, dan berbagai rasa sakit dan tidak nyaman di tubuh seperti tenggorokan dan kepala. Namun, flu sangat jarang menyebabkan diare. Influenza umumnya merupakan penyakit pada saluran udara dan paru-paru. Akan tetapi, ada pula penyakit yang biasa disebut “flu perut” dan dapat menyebabkan diare. Akan tetapi, virus penyebab flu perut ini berbeda dengan flu yang menyebabkan flu pada umumnya. Pasalnya, flu perut hanyalah nama umum untuk gastroenteritis virus, yang disebabkan oleh beberapa kuman berbeda.

3. Menghindari Makanan Berlemak
Makanan yang berminyak dan digoreng seringkali memperburuk diare karena sulit untuk dicerna. Meskipun begitu, makan dengan sedikit lemak juga bisa membantu meredakan diare. Pencernaan lemak yang lambat dapat mengurangi gejala diare. Selama tubuh Anda tidak memiliki masalah dalam penyerapan lemak, tambahkan satu sendok teh mayonaise, sedikit mentega, atau sedikit daging tanpa lemak ke makanan Anda. Makanan ini akan dapat membantu mengurangi gejala Anda.

4. Tumbuh Gigi Penyebab Diare
Banyak orangtua percaya bahwa tumbuh gigi dapat memicu diare pada bayi. Sayangnya, para dokter anak mengatakan bahwa hal itu tidak benar. Bayi Anda mungkin rewel atau mudah marah selama tumbuh gigi. Tetapi jika ia juga mengalami diare atau demam, bicarakan dengan dokter Anda karena mungkin memang ada masalah dalam pencernaannya
 
5. Minumlah Obat Saat Anda Merasa Sakit
Diare biasanya dapat hilang dengan sendirinya. Itu sebabnya pengobatan biasanya tidak diperlukan. Meskipun begitu, obat-obat diare yang dijual bebas dapat meredakan beberapa gejala yang mengganggu. Namun, jika Anda demam atau mendapatkan gejala lain, seperti tinja berdarah, sebaiknya hindari asupan obat dan segera kunjungi dokter. Jangan berikan obat diare kepada bayi atau anak-anak, kecuali dokter anak yang merekomendasikannya.


Fakta Diare

1. Dehidrasi Merupakan Sebuah Kondisi Serius
Diare menyebabkan Anda kehilangan cairan. Kehilangan terlalu banyak cairan dapat menyebabkan dehidrasi, khususnya pada anak-anak dan lansia. Pastikan untuk dengan segera menghubungi dokter jika Anda melihat tanda-tanda dehidrasi pada diri Anda, anak, atau orangtua Anda. Dokter mungkin akan merekomendasikan untuk segera meminum larutan rehidrasi, air, minuman energi tanpa kafein, rendah gula, jus buah cair, dan sup kaldu.
 
2. Obat-obatan Dapat Menyebabkan Diare
Efek samping dari sebagian obat-obatan dapat berupa masalah pada pencernaan, seperti diare. Sebut saja, antibiotik dan beberapa obat untuk kanker, depresi, diabetes, dan tekanan darah tinggi dapat menyebabkan efek samping berupa diare. Jika Anda mengalami diare setelah memulai obat baru, segera hubungi dokter Anda.
 
3. Makanan Manis Membuat Diare Lebih Buruk
Beberapa orang mencari minuman energi atau soda untuk mengisi kembali cairan yang hilang ketika sedang diare. Sayangnya, makanan dan minuman yang memiliki kandungan gula tinggi dapat memperburuk gejala diare. Selama proses pencernaan, gula menyerap cairan ke dalam usus dan menipiskan tinja. Beberapa pengganti gula, seperti sorbitol, mungkin memiliki risiko yang sama.
 
4. Serat Makanan Dapat Membantu
Kebanyakan dari makanan berserat memang sebaiknya dihindari saat diare. Namun, itu tergantung pada jenis makanan serat apa yang Anda makan. Serat larut, yang biasa ditemukan dalam kacang-kacangan, kacang polong, dedak gandum, dan buah-buahan yang dikupas dan sayuran yang dimasak, dapat menyerap air di usus dan membuat kotoran lebih padat. Tetapi serat yang tidak larut, seperti yang ditemukan di kulit buah-buahan dan sayuran mentah, biji-bijian, dan dedak gandum, dapat mempercepat tinja saat mereka melewati usus.
 
5. Kopi Bisa Membuatnya Lebih Buruk
Kafein dalam kopi, teh, minuman ringan, dan cokelat bisa membuat usus Anda bekerja lebih cepat. Kafein bekerja sebagai stimulan di usus, yang dapat membuat pencernaan lebih cepat dan menyebabkan usus Anda lebih cepat kosong. Hal ini juga berlaku pada kopi tanpa kafein yang memiliki kafein lebih sedikit dari biasanya, tetapi masih memiliki cukup kafein untuk merangsang usus Anda.
 
6. Cuci Tangan Dapat Menjaga Anda Tetap Sehat
Menurut para ahli kesehatan masyarakat, mencuci tangan masih merupakan cara terbaik untuk melawan kuman penyebab diare. Sebuah penelitian menemukan bahwa mencuci tangan yang baik dapat mengurangi transmisi infeksi diare hingga hampir 40%. Gunakan sabun dan air, seta gosok tangan Anda selama setidaknya 20 detik.
 
7. Yogurt Dapat Membantu Mengurangi Diare
Yoghurt dapat membantu orang pulih dari diare lebih cepat. Bakteri hidup, alami, dan “ramah”, seperti Lactobacillus acidophilus, yang terkandung dalam beberapa yogurt dapat membantu meningkatkan pencernaan yang sehat. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa yogurt dengan kandungan bakteri aktif dapat membantu mencegah diare yang disebabkan oleh antibiotik.

Read More

11 Cara Alami untuk Mengobati Gejala Pilek dan Flu

cara alami mengobati gejala pilek flu

Hingga saat ini, masih belum ada obat untuk pilek atau flu. Vaksin sejauh ini hanya bisa membantu mencegah flu. Sedangkan obat dari dokter untuk meredakan gejalanya. Selain obat kimia, ada banyak pengobatan alami untuk pilek dan flu. Beberapa bahan alami ini mungkin cocok untuk Anda!

Echinacea

Suplemen herbal ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan infeksi. Tetapi efeknya untuk pilek dan flu butuh penelitian lebih lanjut. Beberapa penelitian menemukan, sebagian orang lebih cepat sembuh jika mengonsumsinya. Sedangkan penelitian lain menunjukkan tak ada pengaruh signifikan. Jika ingin mencoba, konsumsi herbal ini selama 7-10 hari saat Anda sakit.

Zinc

Zinc membantu melawan virus, seperti pilek. Cara kerjanya dengan menghentikan pembentukan protein tertentu sebelum virus pilek menggunakannya untuk bereproduksi. Meski tak mencegah pilek, zinc mempercepat kesembuhan dan meredakan keparahannya.

Syaratnya, konsumsilah dalam 24 jam setelah gejala pertama dan meneruskannya hingga lima hari. Produk zinc yang dihirup hidung tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan hilangnya indra penciuman.

Vitamin C

Menurut penelitian, vitamin C bisa mempercepat gejala pilek hingga sehari. Selain itu, para pekerja keras yang tiap hari minum minimal 200 mg vitamin C jarang terkena pilek. Minum vitamin C di awal serangan pilek tak membantu.

Sup Ayam

Sup ayam panas bisa membantu meredakan hidung mampet, jika Anda menghirup uapnya. Sedangkan minum kuahnya membantu menggantikan cairan yang keluar. Kuah yang hangat dan bergaram itu juga meredakan sakit tenggorokan.

Teh Panas

Teh panas juga obat alami pilek dan flu. Menghirup uapnya membantu melegakan hidung mampet. Sementara cairannya meredakan sakit tenggorokan dan membantu tubuh terhidrasi. Teh hitam dan teh hijau mengandung antioksidan yang bekerja melawan penyakit apapun.

Bawang Putih

Bawang putih sudah lama dikenal sebagai pelawan kuman. Menurut sebuah penelitian, bawang putih juga membantu mencegah pilek jika dikonsumsi setiap hari. Tetapi butuh lebih banyak penelitian untuk membuktikannya.

Uap Air

Menghirup uap air bisa membantu melegakan hidung mampet. Anda bisa menggunakan pelembab ruangan yang diisi semangkuk air panas. Anda juga bisa menutup kamar mandi dan beristirahat di bawah shower air hangatnya. Alternatif lain adalah menggunakan botol.

Obat Tetes Hidung

Meneteskan air garam ke dalam hidung bisa membantu membersihkan kotoran dan melegakan pernapasan. Anda bisa membeli obat tetes hidung atau membuatnya.

Caranya, campur 8 ounce air steril hangat dengan ¼ sendok teh garam dan ¼ sendok teh baking soda. Teteskan pada satu lubang hidung (dengan alat tetes hidung), sementara lubang hidung lainnya ditutup. Ulang 2-3 kali, lalu lakukan pada lubang hidung lainnya.

Salep Menthol

Sering membersit ingus bisa bikin area sekitar lubang hidung iritasi. Oleskan sedikit salep mentol ke bawah hidung, tenggorokan atau dada. Aroma mentol akan melegakan pernapasan.

Kumur Air Garam

Kumur air garam membantu mengurangi pembengkakan tenggorokan dan membersihkannya dari kuman. Lakukan empat kali sehari untuk menyembuhkan tenggorokan yang gatal.

Biarkan Demam Bekerja

Obat pilek alami dan obat flu alami adalah demam. Tingginya temperatur melawan pilek dan flu karena membuat kuman tak bisa hidup. Jika merasa tak nyaman, Anda bisa mengobatinya dengan pereda demam, dan minum banyak air. Hubungi dokter segera jika suhu mencapai 40, atau jika suhu anak 38 derajat Celcius.

Read More