Category Uncategorized

Anjuran dan Pantangan Rematik yang Perlu Diketahui

Anjuran dan Pantangan Rematik yang Perlu Diketahui

Peradangan sendi atau rematik merupakan penyebab utama nyeri dan kasus kecacatan di seluruh dunia. Menjalani perawatan sangat penting untuk mengurangi gejala dan mencegah komplikasi penyakit yang lebih serius. Di samping itu, Anda juga harus mengetahui apa saja anjuran yang sebaiknya dilakukan dan pantangan rematik yang harus dihindari. Yuk, simak informasinya lebih lanjut di sini!

Anjuran penting untuk mengelola rematik

Sangat penting bagi Anda memperhatikan persendian Anda, baik itu saat duduk, berdiri, atau sedang melakukan aktivitas lainnya, dengan cara:

  • Jaga persendian ketika Anda terus bergerak. Jangan lupa untuk melakukan peregangan setiap hari, agar sendi Anda bisa bergerak dengan lancar dan tidak kaku.
  • Perhatikan postur tubuh Anda agar tidak membahayakan sendi. Cobalah untuk meminta bantuan seorang ahli terapi fisik untuk menunjukkan cara duduk, berdiri, dan gerakan lainnya dengan benar.
  • Selalu ketahui batasan Anda. Pastikan istirahat dan aktivitas fisik Anda dilakukan dengan seimbang.

Selain itu, perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat sangat penting untuk mengurangi gejala rematik, meliputi:

  • Kontrol berat badan. Jika kelebihan, dapat meningkatkan komplikasi rematik. Begitupun jika berat badan Anda kurang, dapat melemahkan kekebalan tubuh Anda terhadap serangan penyakit lainnya. 
  • Berhenti merokok, karena merokok bisa menimbulkan stres pada jaringan ikat. Akibatnya, gejala rematik akan semakin meningkat.

Jadi, sangat penting bagi Anda untuk melakukan anjuran kesehatan ini demi perbaikan kondisi rematik Anda. 

Anjuran saat berolahraga

Berolahraga dapat mengurangi rasa sakit dan kekakuan sendi, meningkatkan pergerakan, memperkuat otot, dan meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Oleh sebab itu, pilihlah jenis olahraga yang tepat untuk Anda yang bisa membangun otot di sekitar persendian, tetapi tidak merusak persendian itu sendiri. Ahli terapi fisik dapat membantu mengembangkan program olahraga yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Melakukan pengobatan

Banyak jenis obat tersedia untuk meredakan gejala rematik. Sebagian besar, obat ini relatif aman, tetapi tidak ada obat yang menjamin Anda bebas dari efek samping. Maka dari itu, selalu bicarakan dengan dokter Anda untuk menyusun rencana pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Mengintegrasikan fisik dan emosional

Tidak heran jika rematik akan membawa dampak negatif pada suasana hati Anda. Jika aktivitas sehari-hari Anda menjadi terhambat karenanya, Anda mungkin akan merasa kecil hati. Hal ini adalah wajar, tetapi tidak boleh dipelihara secara terus-menerus. Ini hanya akan membuat Anda semakin takut dan putus asa, sehingga penyakit Anda bisa semakin parah dan sulit untuk diatasi.

Beberapa terapi yang dapat mengintegrasikan antara pikiran dan tubuh Anda, meliputi:

  • Terapi perilaku kognitif: efektif membantu Anda mengidentifikasi dan membuang jauh-jauh pikiran dan tindakan yang merusak diri sendiri.
  • Terapi relaksasi: bisa membantu Anda merasa lebih rileks dan meringankan rasa sakit.
  • Akupunktur: ampuh meredakan nyeri sendi Anda. 
  • Terapi panas dan dingin: dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan setelah Anda olahraga.
  • Pijat: ampuh meredakan nyeri dan kekakuan sendi untuk sementara. 

Lalu, apa saja pantangan rematik yang harus dihindari?

Selain anjuran tersebut, ada pula pantangan rematik yang tidak boleh Anda lakukan, karena ini bisa memperparah kondisi tubuh Anda saja. Pantangan rematik tersebut adalah:

Saat berolahraga

Jangan melakukan gerakan yang melibatkan benturan tinggi atau gerakan berulang, seperti:

  • Lari.
  • Melompat.
  • Tenis.
  • Senam aerobik yang berdampak tinggi.

Pengobatan 

Anda juga tidak boleh untuk melakukan:

  • Pengobatan secara berlebihan.

Pantangan rematik ini penting sekali Anda perhatikan. Banyak penderita rematik sering menggunakan obat-obatan yang dijual bebas untuk meredakan rasa nyerinya. Padahal, bisa menyebabkan overdosis jika dikonsumsi terus-menerus tanpa pengawasan dari dokter.

  • Mengabaikan perawatan. 

Tidak menjalani perawatan sejak dini hanya akan memperparah rematik dan menyebabkan komplikasi penyakit yang lebih serius di kemudian hari.

  • Hanya fokus pada kesehatan fisik saja. 

Faktanya, depresi lebih lebih sering terjadi pada orang yang menderita rematik. Para ahli juga telah menemukan bahwa mengobati depresi dengan obat antidepresan dan terapi lainnya tidak hanya mengurangi gejala depresi, tetapi juga nyeri sendi karena rematik.

Integrasi fisik dan emosional

Pantangan rematik lainnya demi kesehatan fisik dan emosional Anda adalah:

  • Merokok. 

Kebiasaan tidak sehat ini telah dianggap menyebabkan stres pada jaringan ikat tubuh, sehingga memicu berbagai masalah sendi. Jadi, sebaiknya hindarilah merokok.

  • Berpikiran dan bersikap negatif. 

Jika Anda bersikap seperti ini, yang ada Anda akan semakin dekat dengan risiko kecacatan. Alih-alih berpikiran negatif, berusahalah untuk mengalihkan perhatian dengan melakukan aktivitas positif yang Anda senangi. 

Selain itu, Anda bisa menghabiskan waktu bersama keluarga, kerabat, dan teman-teman dekat yang selalu mendukung Anda. Bila perlu, pertimbangkan juga untuk berbicara dengan terapis jika Anda merasa membutuhkannya.

Read More

Jaga Stamina Tubuh dengan Paket Imun Booster 1

Jika Anda termasuk orang yang memiliki kesibukan sangat padat dan tidak diimbangi dengan pola hidup maupun asupan makanan sehat, Anda berisiko mengalami kelelahan kronis. 

Di antara sekian banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, vitamin C merupakan salah satu yang terpenting. Jika tubuh kekurangan vitamin C, Anda akan lebih mudah terserang penyakit. Munculnya penyakit ini timbul secara bertahap dan ditandai dengan gejala kekurangan vitamin C. Seseorang yang mengalami kekurangan vitamin C sangat parah berisiko tinggi menderita scurvy.

Gejala kekurangan vitamin C yang perlu diperhatikan

Jika Anda merasa tidak enak badan atau mengalami gejala seperti di bawah ini, kemungkinan besar Anda kekurangan vitamin C.

  1. Gusi berdarah atau gigi copot

Seseorang yang mengalami kekurangan vitamin C, gejalanya dapat mengganggu berbagai organ tubuh, termasuk kesehatan mulut. Dalam kasus tertentu, gejala kekurangan vitamin C dapat ditandai dengan gusi berdarah, bahkan gigi copot. Alasannya, jaringan pada gusi mengalami peradangan dan fungsinya melemah akibat kurang vitamin C. Pada kasus yang lebih serius, gusi bahkan berubah warna menjadi keuangan.

  1. Mengalami peradangan dan stres

Tanpa Anda sadari, tubuh yang kekurangan vitamin C berisiko mengalami peradangan yang cukup serius. Selain itu, kurangnya kadar vitamin C dalam tubuh dapat berisiko menyebabkan stres oksidatif.

  1. Pelemahan tulang

Tidak hanya vitamin D, namun vitamin C juga berperan dalam menjaga kesehatan tulang. Kekurangan vitamin C berisiko menyebabkan tulang retak dan tulang keropos (osteoporosis). Risiko ini lebih rentan dialami oleh anak-anak, karena masih dalam tahap pertumbuhan.

  1. Mood swing dan kelelahan

Kekurangan vitamin C tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, namun juga kesehatan mental. Suasana hati yang tidak menentu dan cenderung semakin memburuk diyakini sebagai gejala awal kekurangan vitamin C. Di samping itu, seseorang juga berisiko mengalami kelelahan, sebelum akhirnya benar-benar mengalami defisiensi vitamin C.

  1. Tekstur kulit berubah menjadi kasar dan tidak rata

Vitamin C diketahui memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit, termasuk memproduksi kolagen. Kolagen ini adalah jaringan ikat yang terdapat dalam kulit, tulang, sendi, dan juga pembuluh darah.

Ketika tubuh kekurangan vitamin C, maka kulit akan berubah menjadi lebih kasar, terutama di sekitar area lengan atas, paha, dan bokong.

Hindari penyebab kekurangan vitamin C

Beberapa penyebab kekurangan vitamin C yang perlu dihindari, yaitu:

  • Perilaku diet yang berlebihan
  • Konsumsi obat ilegal
  • Kebiasaan mengonsumsi alkohol
  • Pola makan yang buruk, ditambah dengan asupan gizi yang minim

Beberapa orang yang mengalami kekurangan vitamin C cukup parah, akan direkomendasikan dokter untuk melakukan beberapa pengobatan sebagai upaya pemulihan kondisi kesehatan. Salah satu caranya, yaitu dengan melakukan suntik vitamin C.

Suntik vitamin C membutuhkan rekomendasi dan pengawasan dosis oleh dokter secara langsung. Dengan begitu, kekurangan vitamin C dapat diatasi secara tepat. 

Seperti layanan Paket Imun Booster 1 dari RS Anggrek di Jakarta Barat yang menyediakan keduanya sekaligus, suntik multivitamin sebesar 500 mg lengkap dengan konsultasi bersama dokter umum. Anda dapat memperoleh promo kesehatan suntik vitamin C ini seharga 150.000 ribu pada website maupun aplikasi SehatQ.

Anda juga dapat melakukan pendaftaran untuk Paket Imun Booster 1 dari RS Anggrek Mas melalui Customer Care SehatQ di nomor (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167.

Read More

Apakah Kalori Tahu Goreng Aman untuk Orang yang Sedang Diet?

Apabila Anda sedang melakukan diet penurunan berat badan untuk mengatasi overweight atau obesitas, perlu diperhatikan asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh. Gorengan dianggap menyumbang banyak kalori sehingga sering dihindari. Meskipun tahu goreng merupakan jenis gorengan yang banyak diincar karena kenikmatannya, beberapa orang yang sedang diet berusaha untuk menahan godaannya. Lalu, apakah benar tahu goreng tidak baik dikonsumsi saat sedang diet karena kalorinya yang tinggi? 

Jumlah kalori tahu goreng

Pada dasarnya, jumlah kalori tahu goreng yang Anda konsumsi mungkin akan berbeda, tergantung ukuran tahu serta penambahan komponen lain seperti tepung atau isian jika ada. Namun, berdasarkan perhitungan Data Komposisi Bahan Pangan, sebesar 50 gram tahu goreng atau setara satu potong sedang tahu goreng tanpa tepung dan tanpa isian mengandung:

  • Energi: 58 kkal
  • Protein: 4,9 gram
  • Lemak: 4,3 gram
  • Karbohidrat: 1,3 gram

Lemak pada tahu goreng menyumbang energi terbesar dibandingkan kandungan gizi lainnya. Anda harus menyesuaikan kalori lemak dengan kebutuhan energi harian Anda. Usahakan untuk membuat sendiri tahu goreng yang akan dikonsumsi untuk menghindari pengolahan tahu yang kurang sehat, seperti penggunaan minyak yang berulang-ulang. 

Bagaimana cara menghitung kebutuhan kaori?

Sebelum memilih makanan apa saja yang boleh masuk ke dalam tubuh, sebaiknya Anda mengetahui kebutuhan gzi harian terlebih dahulu. Berikut ini cara menentukan kebutuhan gizi harian:

  1. Hitung Indeks Massa Tubuh (IMT)

Fungsi IMT yaitu untuk mengetahui apakah tubuh Anda tergolong kurus, normal, overweight, atau obesitas. Anda hanya perlu mengukur tinggi badan dan berat badan. Jika hasil perhitungan terbukti overweight atau obesitas, maka Anda perlu menjalankan diet penurunan berat badan. Apabila normal, maka penurunan berat badan kurang disarankan. 

  1. Angka Metabolisme Basal (BMR)

Angka ini menunjukkan kebutuhan metabolisme dasar seperti bernafas, memompa jantung, mencerna makanan, dan sebagainya. BMR bisa dijadikan acuan dasar kebutuhan energi harian Anda. Cara menghitung BMR menurut Harris-Benedict:

BMR Pria = 66 + (13,7 x berat badan) + (5x tinggi badan) – (6,8 x usia)

BMR Wanita = 655 + (9,6 x berat badan) + (1,8x tinggi badan) – (4,7 x usia)

  1. Total Energi Ekspenditur Harian (TDEE)

Setelah menghitung BMR, maka Anda baru bisa mengukur TDEE yang berfungsi untuk mengetahui seluruh energi yang digunakan baik kebutuhan metabolisme dasar maupun energi aktivitas harian. Perhitungan TDEE akan membuat Anda mengetahui jumlah kalori harian yang dibutuhkan. Berikut ini cara perhitungannya:

TDEE: BMR x Faktor aktivitas

Faktor aktivitas bisa dinilai dari kebiasaan aktivitas Anda sehari-hari dan digolongkon berdasarkan berat atau tidaknya aktivitas tersebut. Anda bisa melihat nilai faktor aktivitas di bawah ini:

Pria

Sangat ringan: 1,3

RinganL 1,65

Sedang: 1,76

Berat: 2,1

Wanita

Sangat ringan: 1,3

Ringan: 1,55

Sedang: 1,7

Berat: 2

Setelah Anda mengetahui nilai TDEE, maka seluruh energi harian bisa diketahui dan dapat disesuaikan dengen konsumsi makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Bagi kebutuhan kalori tersebut untuk setiap waktu makan sehingga Anda dapat memperkirakan energi dalam satu piring makan yang akan disantap. 

Kalori tahu goreng bisa jadi aman atau tidak untuk diet penurunan berat badan tergantung dengan kebutuhan harian Anda. Sesuaikan kalori tahu dengan kalori makanan yang lain sehingga perhitungannya tidak akan melebihi TDEE. Konsultasikan keluhan Anda ke ahli gizi untuk mengetahui kebutuhan gizi harian terutama yang berkaitan dengan diet. 

Read More

Jenis-jenis Mikosis dan Cara Mencegahnya

Tahukah Anda bahwa jamur ternyata tidak hanya hidup di tanah, air, serta udara. Tapi jamur juga hidup secara alami di dalam tubuh manusia. Ada jamur baik, ada juga yang berbahaya. Jika jamur yang berbahaya menginfeksi tubuh, maka akan menyebabkan Mikosis.

Mikosis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh manusia sedang lemah dan terganggu. Jamur ini sulit dibunuh karena mereka dapat bertahan hidup dan akan menginfeksi lagi.

Gejala umum infeksi jamur alias mikosis ini yaitu adanya perubahan pada kulit, kulit merah atau mengelupas, serta gatal. Gejala ini sebenarnya bergantung pada jenis infeksi jamur yang menjangkiti.

Jenis-jenis Mikosis

Secara umum, ada beberapa jenis dari infeksi jamur yang terjadi, yaitu:

  • Kutu Air (Athlete’s Foot)

Infeksi jamur yang paling sering menyerang kaki adalah kutu air atau disebut juga tinea pedis atau Athlete’s foot. Jamur akan tumbuh sempurna pada lingkungan yang lembap dan hangat. Misalnya kaus kaki dan sepatu, ruang ganti, serta peralatan olahraga. Biasanya paling banyak ditemukan di daerah yang memiliki iklim yang hangat dan musim panas. Sebab, jamur akan  mudah dan cepat berkembang biak di tempat hangat.

Gejalanya dapat berupa:

  • Telapak kaki atau bagian pinggir kaki pecah-pecah
  • Kulit yang terinfeksi jamur akan lunak karena lapisannya sudah mulai rusak
  • Ada sensasi terbakar, perih, dan terasa gatal di daerah yang terinfeksi kutu air
  • Kulit akan kemerahan, terkelupas, dan lecet

Pengobatan dan pencegahan kutu air

Kutu air disebabkan oleh jamur yang berbeda-beda. Infeksi yang ditimbulkan juga akan berbeda tergantung pada jenis jamur yang menginfeksi kulit.

Kutu air dapat diobati dengan mengoleskan salep antijamur topikal yang mudah ditemukan di pasaran. Jika lebih parah bisa disertai obat minum.

Untuk menghindari dan mencegah terinfeksi jamur bisa dengan merawat dan menjaga agar kulit tetap kering agar jamur tidak berkembang biak. Pastikan kulit kaki terus kering, terkena udara, dan bersih. Jika berada di kamar mandi umum atau tempat yang lembap, usahakan menggunakan sendal.

  • Infeksi Ragi (Yeast Infection)

Infeksi jamur pada vagina merupakan bentuk dari perrtumbuhan candida yang berlebihan pada wanita, lebih spesifik lagi adalah jenis candida albicans. Adanya pertumbuhan candida yang berlebihan ini akan mengganggu keseimbangan bakteri dan ragi yang ada di vagina.

Selain itu, infeksi candida ini juga dapat menyebabkan infeksi kuku kaki dan juga ruam popok.

Gejala-gejala umum infeksi ragi ini adalah sebagai berikut:

  • Area sekitar vagina memerah dan terasa nyeri
  • Terasa gatal dan terjadi pembengkakan di sekitar vagina
  • Keputihan bisa berupa cairan abu-abu dan biasanya berbau amis
  • Saat buang air kecil akan terasa perih, ada sensasi terbakar, dan sakit. Hal ini juga akan terasa saat melakukan hubungan seksual
  • Ruam pada kulit

Pengobatan dan pencegahan infeksi ragi

Terganggunya keseimbangan bakteri dan ragi di vagina dapat disebabkan oleh stres, antibiotik, ataupun hormon yang tidak seimbang, serta pola makan yang tidak sehat.

Infeksi jamur ini cukup mudah didiagnosis oleh dokter. Setelah bertanya mengenai riwayat medis, pasien, dokter akan memeriksa dinding vagina dan leher rahim untuk melihat tanda-tanda infeksi. Hal ini dilakukan agar mendapat diagnosis yang tepat.

Pengobatan standar yang bisa dilakukan dengan krim, obat tablet yang didapat melalui resep dokter. Bila infeksinya sudah lebih lanjut, akan memerlukan perawatan yang lebih kompleks.

Infeksi ragi ini bisa dihindari dengan memulai pola hidup sehat dan menjaga kebersihan dengan baik. Mengenakan pakaian yang longgar dan dibuat dari serat alami, serta menjaga kebersihan celana dalam ,akan membantu mencegah infeksi.

  • Jock Itch

Jock Itch adalah infeksi jamur yang sering muncul di daerah yang lembap, misalnya lipatan bokong atau lipatan paha. Gejalanya dapat berupa:

  • Iritasi, terasa gatal, dan ada sensasi terbakar di area yang terinfeksi jamur
  • Adanya ruam merah yang berbentuk lingkaran dan di bagian tepinya terlihat timbul
  • Terdapat kemerahan pada bokong, lipatan paha, dan bagian-bagian yang terinfeksi
  • Bagian yang terkena infeksi akan terkelupas dan kering

Pengobatan dan pencegahan Jock Itch

Mengobati Jock itch bisa dilakukan dengan salep antijamur topikal dan menjaga kebersihan dengan baik. Rajin membersihkan daerah yang terinfeksi dan membuatnya tetap kering akan membantu membunuh jamur.

Infeksi jamur ini dapat dicegah dengan memperhatikan pakaian yang digunakan. Pilihlah yang longgar dengan serat alami, misalnya menggunakan celana dalam katun. Tidak melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi Jock itch juga dapat menghindari diri dari infeksi jamur tersebut.

  • Ringworm (Kurap)

RIngworm atau tinea corporis atau nama tenarnya kurap. Kurap biasanya terdapat pada area yang banyak sel kulit mati, misalnya kulit, kuku, dan juga rambut. Kurap atau ringworm ini dengan mudah menyebar ke berbagai bagian tubuh serta mudah juga ditularkan dari dan ke orang lain atau hewan.

Gejalanya antara lain:

  • Bercak merah atau ruam bersisik bentuknya berupa lingkaran, bagian tepi terasa timbul
  • Bagian tengah kurap bisa bersih atau bersisik

Pengobatan dan Pencegahan Kurap

Biasanya, kurap cukup diobati dengan krim dan salep. Namun, kurap yang parah bisa diobati dengan penanganan dokter.

Kurap dapat dicegah dengan menjaga kebersihan. Usahakan agar kulit selalu kering dan bersih sehingga terhindar dari segala jenis mikosis. Selain itu, gunakan alas kaki saat ke kamar mandi umum, serta hindari menggunakan barang atau handuk bersama.

Read More

Keracunan, Gejala, dan Bahaya Merkuri

Bahaya merkuri yang mengintai kesehatan, mulai dari mual dan muntah hingga merusak saraf.

Keracunan merkuri adalah bentuk keracunan akibat konsumsi merkuri. Bahaya merkuri harus diwaspadai. Merkuri merupakan sebuah tipe logam beracun yang banyak ditemukan di lingkungan. Penyebab paling umum dari keracunan merkuri adalah konsumsi terlalu banyak metil merkuri atau merkuri organik, yang banyak ditemukan di makanan laut. Pada dasarnya, merkuri (dalam jumlah kecil) ada di setiap makanan dan produk. Namun, karena jumlahnya yang sangat kecil, merkuri tersebut tidak akan memberikan dampak negatif bagi kesehatan. Akan tetapi, terlalu banyak mengonsumsi merkuri sangatlah berbahaya. Merkuri timbul secara alami. Namun, jumlahnya di lingkungan setiap hari semakin bertambah akibat industrialisasi. Logam ini dapat menyebar ke tanah dan air, dan akhirnya menyebar ke hewan seperti ikan. 

Gejala keracunan merkuri

Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung merkuri merupakan penyebab utama keracunan jenis ini. Bahaya merkuri terutama sangat tampak bagi anak-anak dan bayi yang baru lahir. Merkuri dikenal dengan dampak neurologisnya. Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat menyebutkan terlalu banyak mengonsumsi merkuri dapat menyebabkan kegelisahan, depresi, sifat mudah marah, gangguan ingatan, tremor, dan lain-lain. Sering keracunan merkuri terjadi dari waktu ke waktu. Namun, terjadinya gejala-gejala tersebut di atas dapat menjadi tanda adanya keracunan akut. Apabila Anda mencurigai adanya keracunan merkuri tersebut, segera hubungi dokter. 

Pada orang dewasa, keracunan merkuri dapat menyebabkan kesulitan mendengar dan berbicara, kurangnya koordinasi, otot terasa lemah, kehilangan saraf muka dan tangan, kesulitan berjalan, dan perubahan pandangan. Sementara itu, pada anak-anak, keracunan merkuri dapat mengganggu perkembangan pertumbuhan anak. Anak dan bayi yang terpapar bahaya merkuri dalam jumlah yang tinggi dapat memiliki keterlambatan kognisi, keterampilan motorik halus, perkembangan bicara dan bahasa, serta kesadaran visual-spasial.

Komplikasi akibat keracunan merkuri

Kandungan merkuri yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan perubahan neurologis jangka panjang dan terkadang permanen. Bahaya merkuri ini biasanya terjadi pada anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang. Paparan terhadap merkuri dapat menyebabkan masalah perkembangan otak yang dapat mempengaruhi fungsi fisik seperti keterampilan motorik. Sementara itu bagi orang dewasa keracunan merkuri dapat menyebabkan kerusakan otak dan ginjal permanen. Kegagalan sirkulasi juga salah satu jenis komplikasi yang mungkin terjadi.

Penyebab keracunan merkuri

Keracunan merkuri (metil merkuri) biasanya dihubungkan dengan konsumsi makanan laut seperti ikan. Keracunan akibat ikan dapat disebabkan oleh makan ikan jenis tertentu yang mengandung merkuri dan terlalu banyak makan ikan. Ikan mengandung merkuri disebabkan karena kondisi air tempat mereka hidup. Semua jenis ikan mengandung merkuri dalam jumlah yang berbeda-beda. Ikan berukuran besar memiliki jumlah merkuri yang lebih tinggi karena mereka memangsa ikan berukuran kecil yang juga mengandung merkuri. Beberapa jenis ikan yang mengandung merkuri di antaranya adalah ikan hiu, ikan pedang, ikan mackerel, ikan marlin, dan ikan tuna. Apabila Anda sedang hamil, sangat direkomendasikan untuk makan ikan tuna tidak lebih dari 170 gram setiap minggunya. Hal ini akan mengurangi risiko paparan merkuri terhadap janin. Anda juga harus memperhatikan takaran konsumsi ikan ketika Anda sedang menyusui, karena merkuri dapat disalurkan lewat air susu ibu (ASI). 

Bahaya merkuri juga dapat disebabkan oleh faktor lain, seperti paparan terhadap semua bentuk logam yang ada di lingkungan Anda, misalnya termometer demam yang rusak, beberapa jenis perhiasan, produk-produk perawatan kulit, hingga paparan terhadap udara yang beracun yang ada di lingkungan industri.

Read More