Blog Archives

Deteksi Bahaya, Ini Langkah Pemeriksaan Jantung Sendiri

Penyakit jantung begitu ditakuti lantaran masih menjadi penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia. Data yang dimiliki organisasi kesehatan dunia, WHO, menunjukkan bahwa lebih dari 17 juta orang meninggal lantaran gangguan kardiovaskular tersebut. Oleh karenanya, pemeriksaan jantung menjadi begitu penting untuk dilakukan oleh setiap orang.

Penyakit atau gangguan kesehatan yang terjadi pada jantung ini bisa menyerang siapa saja, walau mereka cenderung tidak memiliki risiko itu. Pemeriksaan jantung sedini mungkin dan secara berkala berfungsi untuk menghindari kematian mendadak lantaran terjadi serangan jantung.

Pemeriksaan jantung sebaiknya mulai dilakukan oleh pria dewasa berusia yang telah memasuki usia 30-an. Apalagi kalau mereka memiliki faktor risiko seperti riwayat penyakit jantung keluarga, hipertensi, dan kelebihan berat badan.

Kemudian, saat memasuki usia 40 tahun, frekuensi pemeriksaan jantung harus semakin ditingkatkan dan dilakukan secara rutin terutama Sementara itu, bagi perempuan, risiko baru meningkat setelah mengalami menopause.

Di luar kondisi tersebut, apabila seseorang sudah memiliki gejala seperti kerap sesak napas dan sakit di sekitar dada, kalangan medis bersepakat menyarankan orang tersebut untuk segera melakukan pemeriksaan jantung.

American Heart Association merekomendasikan pemeriksaan jantung dilakukan secara rutin setiap tiga tahun sekali. Pengecekan juga bisa lebih sering jika faktor risiko meningkat. Pemeriksaan kondisi jantung dan pembuluh darah dapat dilakukan sendiri ataupun dengan bantuan dokter.

Cara memeriksa kesehatan jantung sendiri dapat dilakukan dengan menggunakan kalkulator estimasi risiko penyakit kardiovaskular atau ASCVD (Atherosclerotic Cardiovascular Disease). Aplikasi kalkulator ini bisa diunduh di penyedia layanan ponsel pintar Anda

Untuk dapat bekerja, penggunaan kalkulator ini membutuhkan sejumlah informasi, seperti:

  • usia
  • jenis kelamin
  • ras
  • tekanan darah sistolik
  • kolesterol total
  • kolesterol HDL
  • riwayat diabetes
  • status merokok
  • perawatan hipertensi

Informasi seperti tekanan darah diastolik, kolesterol LDL, penggunaan statin, dan terapi aspirin juga bisa ditambahkan. Pengukuran kolesterol dapat dilakukan dengan pengecekan darah di laboratorium.

Informasi-informasi tersebut bisa langsung dimasukkan ke kalkulator. Lalu, kalkulator akan menghitung dan mengeluarkan sejumlah angka dalam satuan persen.

Indikator yang ditunjukkan angka tersebut memiliki arti:

  • kecil dari 5 persen berisiko kecil
  • antara 5-7,4 persen ada di batas risiko
  • antara 7,5-19,9 persen berisiko sedang
  • besar dari 20 persen berisiko tinggi.

Hasil tersebut bisa digunakan sebagai pertanda atau penentu langkah Anda selanjutnya. Orang dengan kategori risiko kecil, sebenarnya tidak membutuhkan perawatan maupun pengobatan. Namun, kelompok ini harus selalu menjalankan gaya hidup sehat untuk tetap mempertahankan kondisi jantungnya.

Sedangkan pada kelompok batas risiko, sedang, dan tinggi dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Biasanya, dokter akan melakukan CT Scan jantung tanpa kontras untuk melihat kondisi plak aterosklerosis di jantung dan pembuluh darah. Plak yang menumpuk akan sangat berbahaya bagi kesehatan jantung manusia.

Selain bisa mendapatkan gambaran mengenai kondisi jantung dan kemungkinan risiko yang mungkin terjadi, pemeriksaan jantung ini juga digunakan dokter untuk menentukan apakah orang tersebut perlu mengonsumsi obat statin untuk mencegah terjadinya serangan jantung.

Saat Anda mengetahui telah masuk ke dalam kelompok berisiko, segeralah melakukan upaya-upaya untuk memperbaiki kondisi Anda. Jangan sampai kondisi itu terus bergulir sehingga meningkatkan risiko serangan jantung secara tiba-tiba.

Sementara mereka yang masih dalam kelompok aman setelah melakukan pemeriksaan jantung, disarankan agar mengubah atau tetap menjaga pola hidup sehat, seperti mengurangi asupan lemak jenuh, mengonsumsi kalori seimbang, makanan bernutrisi tinggi, dan berolahraga minimal 30 menit sebanyak lima kali dalam seminggu. Pola hidup sehat ini termasuk menjaga istirahat dan tidur yang cukup serta tidak merokok.

Read More

Leher Kaku? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Leher kaku adalah kondisi leher yang sulit digerakkan atau terasa nyeri saat digerakkan

Leher kaku adalah kondisi leher yang sulit digerakkan atau terasa nyeri karena melakukan aktivitas. Tidak hanya itu, leher kaku juga bisa terjadi karena seseorang menggunakan bantal yang salah atau kurang sesuai ketika tidur.

Pada sebagian kasus, leher kaku dapat sembuh dengan sendiri, meskipun waktu untuk pulih minimal satu jam, dan maksimal beberapa minggu. Kondisi seperti ini bisa menjadi semakin parah jika tidak ditangani dengan baik.

Gejala

Gejala yang dialami penderita akibat leher kaku bervariasi. Tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman di bagian leher, namun juga bisa membuat mereka mengalami nyeri berat. Hal tersebut akan dirasakan ketika seseorang menggerakan leher mereka, dan membuat mereka enggan untuk melihat berbagai arah dengan menggunakan leher.

Penyebab

Gangguan di bagian leher adalah salah satu hal yang sulit dihindari. Berikut adalah penyebab yang dapat membuat seseorang mengalami gangguan di bagian leher:

  • Menggerakan leher secara terus menerus.
  • Membungkuk, termasuk ketika duduk.
  • Sering mengatupkan rahang rapat-rapat.
  • Stres.
  • Osteoarthritis atau pengapuran di bagian tulang leher.
  • Cedera leher.
  • Cedera tulang belakang.
  • Meningitis atau peradangan selaput otak.

Diagnosis

Jika Anda terus mengalami gangguan di bagian leher, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan menanyakan kondisi leher Anda, kemudian dokter akan melakukan diagnosis yang meliputi pemeriksaan fisik.

Pada saat pemeriksaan fisik, dokter akan mencari tahu jika rasa nyeri yang dialami ringan atau berat. Pemeriksaan fisik juga dilakukan jika Anda mengalami kesemutan, kelemahan otot, dan untuk mengetahui seberapa jauh Anda dapat menggerakan leher Anda, melalui berbagai arah.

Dokter juga akan melakukan tes untuk mengetahui penyebab leher kaku. Tes yang dapat dilakukan antara lain:

  • Rontgen leher: Rontgen leher digunakan untuk mengetahui jika adanya gangguan pada saraf leher atau saraf tulang belakang seperti saraf yang tertekan oleh tulang.
  • MRI (magnetic resonance imaging): MRI digunakan untuk melihat keadaan tulang dan jaringan lunak pada leher.
  • CT scan: CT scan dapat membantu dokter untuk menganalisa kondisi struktur leher dengan lebih jelas.
  • EMG (elektromiografi): EMG digunakan untuk mengevaluasi apakah saraf terjepit menjadi penyebab gangguan di bagian leher.
  • Tes darah: Tes darah dapat dilakukan untuk mengetahui jika manusia mengalami peradangan atau infeksi.

Pengobatan

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi leher kaku:

  • Kompres

Anda dapat menggunakan kompres dingin dan tempatkan di bagian leher. Anda dapat melakukannya selama 2 hingga 3 hari untuk mengurangi peradangan di bagian leher. Setelah itu, Anda ganti dengan kompres hangat untuk mempercepat pemulihan.

  • Obat-obatan

Obat penghilang nyeri dan obat pelemas otot dapat Anda gunakan untuk meredakan leher kaku.

  • Latihan peregangan

Ada baiknya jika Anda terapkan latihan seperti ini untuk mengurangi kekakuan di bagian leher, terutama jika Anda terus duduk ketika bekerja.

  • Terapi

Terapi dengan memijat leher bisa Anda lakukan sebagai salah satu cara untuk mengatasi leher kaku. Efeknya hanya bersifat sementara dan sebaiknya dilakukan oleh pemijat profesional.

Pencegahan

Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah leher kaku:

  • Jangan terus menunduk.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Luangkan waktu untuk beristirahat, termasuk tidur.
  • Kurangi stres.
  • Hindari kebiasaan membawa benda yang berat.

Kesimpulan

Itulah informasi yang perlu Anda pahami tentang leher. Leher kaku sebenarnya terjadi karena kebiasaan buruk manusia seperti terlalu lama membungkuk. Oleh karena itu, jika Anda mengalami gangguan leher dalam jangka lama, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter. Dokter akan memberikan pengobatan yang tepat untuk Anda.

Read More

Bibir Dower Tiba-tiba? Ini Kemungkinan Penyebabnya

Anda memiliki bibir dower tiba-tiba dan tidak biasa? Hal ini mungkin disebabkan karena adanya pembengkakan yang disebabkan oleh peradangan atau penumpukan cairan di bawah kulit bibir. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan bibir dower atau bengkak, mulai dari kondisi kulit ringan hingga reaksi alergi yang parah. Artikel ini akan membahas kemungkinan-kemungkina penyebab bibir dower, gejala tambahan, serta kapan Anda harus mulai mencari bantuan medis.

Salah satu penyebab bibir dower adalah reaksi alergi parah yang disebut anaphylaxis. Semua jenis alergi dapat menyebabkan anaphylaxis, dan kondisi ini dapat terjadi hanya dalam waktu beberapa menit saja saat seseorang mendapatkan paparan terhadap alergen. Kondisi ini terkadang disebut dengan istilah syok anaphylactic karena dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh membanjiri tubuh dengan zat kimia yang dapat membuat Anda syok. Gejala lain dari anaphylaxis adalah tekanan darah yang rendah, saluran pernapasan yang menyempit, lidah dan tenggorokan yang bengkak, pingsan, dan denyut nadi cepat dan lemah. Anaphylaxis membutuhkan perawatan segera berupa suntikan epinephrine. Selain anaphylaxis, penyebab bibir dower lain di antaranya adalah:

  • Alergi

Alergi merupakan reaksi tubuh setelah mendapatkan paparan zat-zat tertentu. Saat Anda terkena sesuatu yang membuat alergi, tubuh akan memproduksi zat kimia bernama histamine. Pelepasan histamine ini dapat menyebabkan gejala alergi klasik, seperti bersin, kulit yang gatal, dan peradangan. Peradangan inilah yang dapat menyebabkan bibir dower. Ada beberapa jenis atau tipe alergi, dan semuanya berpotensi untuk membuat Anda memiliki bibir dower, seperti alergi lingkungan (serbuk sari, debu, dan bulu hewan) dan alergi makanan (telur, kacang, produk berbahan susu, dan makanan laut).

  • Angioedema

Angioedema adalah sebuah kondisi jangka pendek yang dapat menyebabkan pembengkakan jauh di bagian bawah kulit. Kondisi ini dapat disebabkan oleh alergi, reaksi obat non-alergi, atau kondisi turunan. Pembengkakan dapat memengaruhi bagian tubuh manapun, namun kasus yang paling umum dijumpai memiliki pembengkakan pada bagian bibir dan mata. Gejala lain dari angioedema adalah rasa gatal, rasa sakit, dan bisul.

Gejala angioedema biasanya akan bertahan selama 24 hingga 48 jam. Kondisi ini dapat dirawat menggunakan suntukan antihistamine, corticosteroid, dan atau suntikan epinephrine. Dokter Anda dapat membantu menentukan pengobatan yang tepat berdasarkan penyebab dan seberapa parah angioedema Anda. Angioedema yang disebabkan karena faktor keturunan dan bersifat non-alergi biasanya memberikan respon baik terhadap perawatan corticosteroid.

  • Cidera

Cidera pada wajah, terutama di sekitar mulut dan rahang, dapat menyebabkan bibir dower. Beberapa penyebab cidera wajah seperti tergores, bibir tergigit, luka bakar, dan trauma akibat pukulan benda tumpul. Tergantung jenis dan penyebab cidera, bibir dower dapat ditemani dengan gejala lain seperti lebam dan berdarah.

Untuk merawat bibir dower akibat cidera tergantung pada penyebab utamanya. Untuk cidera yang ringan, dengan menempatkan kompres es pada daerah yang meradang dapat mengatasi rasa sakit yang ditimbulkan. Anda juga dapat menggunakan panas untuk mengurangi pembengkakan. Apabila goresan luka terlalu dalam dan Anda tidak dapat menghentikan pendarahan, mintalah bantuan petugas medis. Perhatikan juga tanda-tanda infeksi seperti pembengkakan, rasa panas, tanda kemerahan. Beri tahu petugas medis apabila Anda menyadari ada tanda-tanda tersebut.

Beberapa hal tersebut di atas adalah penyebab bibir dower dengan tiba-tiba, mulai dari alergi umum hingga kondisi genetik langka. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui penyebab bibir dower dengan pasti agar bisa mendapatkan perawatan yang dibutuhkan segera.

Read More

Seberapa Amankah Aktivitas Donor ASI?

Setiap ibu pasti ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, salah satunya dengan memberikan asupan ASI secara intensif sejak si kecil lahir. Namun, produksi ASI setiap ibu berbeda-beda dengan berbagai faktor yang mendasarinya. Donor ASI mungkin jadi satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut.

Donor ASI dilakukan oleh ibu menyusui yang mengalami kelebihan persedian ASI. Pemberian Donor ASI harus melalui beberapa prosedur mengingat memiliki risiko terjadinya penyebaran penyakit. Dengan demikian sistem donor ASI harus melalui informasi, keterampilan dan konseling untuk memberikan bantuan praktis.

Keamanan Donor ASI bagi Si Kecil

Pada dasarnya, pemberian donor air susu ibu untuk bayi terbilang aman. Dengan catatan, pemberian donor tersebut telah melalui serangkaian proses pemeriksaan (screening) untuk memastikan kebersihan dan keamanannya. ASI yang telah didonorkan biasanya juga dipasteurisasi untuk menghilangkan organisme penyebab infeksi yang bisa hadir di dalamnya.

Ibu menyusui yang memberikan donor ASI  biasanya akan melewati tahap tes penyakit terlebih dahulu. Donor ASI bisa dikatakan aman ketika sudah melalui serangkaian proses pemeriksaan. Sementara untuk donor ASI yang tidak melalui tahap pemeriksaan alias diberikan langsung begitu saja tidak dianjurkan oleh Food and Drug Administration (FDA). Ini karena ASI yang didapatkan langsung tanpa melalui pemeriksaan memiliki risiko kesehatan bagi bayi yang menerimanya.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memberikan Donor ASI

Bagi orang tua yang sedang mencari pendonor ASI, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian:

  • Pertimbangkan kemungkinan risiko kesehatan

Ingatlah bahwa praktik berbagi ASI juga memiliki risiko bagi kesehatan bayi, tergantung pada siapa pendonor ASI dan bagaimana mekanisme donor itu dilakukan. Risiko kesehatan untuk bayi yang mendapatkan donor ASI antara lain:

  • Terpapar penyakit menular, termasuk HIV; dan/atau
  • Terkontaminasi zat-zat kimia dari obat-obatan yang dikonsumsi oleh ibu pendonor.

ASI yang tidak disimpan dengan benar dapat terkontaminasi dan tidak aman untuk diminum oleh bayi. Jadi, pastikan ASI yang didonorkan kepada Anda juga disimpan dengan baik. Saat akan memberikannya kepada bayi, perhatikan dan pastikan kondisi ASI tersebut, seperti basi atau tidak, dan sebagainya.

Perlu dicatat bahwa kebutuhan gizi tiap bayi berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh usia dan kondisi kesehatannya. Oleh karena itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk memberi donor ASI kepada bayi.

  • Pastikan Pendonor ASI telah Menjalani Tes Kesehatan

Apabila keputusan untuk memberikan donor ASI kepada buah hati Anda sudah bulat, pastikan pendonor sudah melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui keamanan susunya.

Siapa Saja yang Berhak Menerima Donasi ASI?

Penerima ASI hasil donor adalah bayi yang mengalami kondisi seperti:

  • Bayi yang mengalami kelainan metabolisme bawaan dengan kata lain menderita galaktosemi, penyakit urip sirup mapel dan fenikotenouria.;
  • Bayi yang lahir dengan berat badan yang sangat rendah kurang dari 1500 gram atau bayi yang lahir prematur di bawah usia kehamilan 32 minggu;
  • Bayi yang mengalami gangguan peningkatan kebutuhan glukosa sehingga berisiko mengalami hipoglikemia, apabila kadar gula darah mengalami respon pemberian ASI;
  • Bayi yang sedang mengalami hilangnya cairan akut sehingga membutuhkan ASI yang lebih banyak;
  • Bayi mengalami penurunan berat badan 7-10% setelah 3-5 hari karena mengalami laktogenesis II ketika bayi yang berupa mekonium di hari ke 5 setelah persalinan.

Atau karena alasan si bayi tak bisa mendapatkan ASI secara eksklusif lantaran ibunya mengalami kondisi:

  • Ibu dengan HIV positif;
  • Ibu mengalami sakit berat sehingga terjadi gangguan psikologis dan juga adanya infeksi virus herpes dan/atau infeksi varicella zoster sebelum dan sesudah melahirkan;
  • Ibu yang mendapat sitostatika dan/atau ibu yang sedang mengkonsumsi jenis obat antitirois selain daro propylthiouracil.
  • Ibu yang mengalami kelainan pada jaringan payudara sehingga tidak berkembang dan mengalami kelainan pada payudara. Dengan demikian pemberian ASI menjadi terhambat dan membuat bayi membutuhkan donasi ASI.

Donor ASI dapat sangat membantu para bayi yang tidak mendapatkan cukup ASI dari ibunya. Manfaat ASI dari donor sama saja dengan ASI dari ibu kandung. Apabila berniat memberikan donor ASI kepada bayi Anda, akan lebih mudah jika Anda bergabung dengan komunitas-komunitas pemerhati donor ASI, untuk mendapatkan informasi yang lerngkap dan bermanfaat.

Read More

Muntah Saat Puasa? Sebaiknya Lakukan Hal Ini

Muntah saat puasa bisa terjadi karena riwayat gangguan pencernaan

Orang-orang yang melakukan ibadah puasa tentunya harus menerapkan pola hidup yang berbeda. Cara menerapkan pola hidup yang berbeda adalah dengan menahan rasa lapar atau haus sejak sahur hingga waktunya berbuka. Tentunya hal ini merupakan hal yang sulit dilakukan bagi sebagian orang, karena mereka mungkin mengalami gangguan pencernaan seperti muntah saat puasa.

Penyebab Muntah Saat Puasa

Muntah saat puasa bisa saja terjadi jika seseorang punya riwayat gangguan pencernaan. Selain itu, orang-orang mungkin tidak menjaga pola makan secara teratur ketika makan pada waktu sahur atau berbuka puasa. Faktor lain seperti bahan kimia juga dapat memicu reaksi alergi sehingga dapat menyebabkan seseorang muntah.

Biasanya, orang-orang yang tidak menerapkan pola makan yang teratur dapat memicu terjadinya gangguan pada pencernaan sehingga dapat membuat mereka muntah. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa penyebab muntah yang sebaiknya Anda ketahui jika mengkonsumsi makanan di saat sahur atau berbuka puasa:

  • Konsumsi makanan secara berlebihan

Orang-orang yang mengalami gejala muntah ketika sahur atau berpuasa disebabkan karena mengkonsumsi makanan secara berlebihan. Secara logika, ketika lambung tidak cukup menampung makanan dan mereka masih mengkonsumsi makanan, maka sistem pencernaan akan terpaksa mengeluarkan apa yang telah mereka konsumsi.

  • Konsumsi makanan berminyak

Konsumsi makanan berminyak adalah faktor lain yang perlu Anda waspadai, karena juga dapat membuat Anda muntah. Makanan berminyak terdapat kandungan lemak yang tinggi, dan jika Anda mengkonsumsi terlalu banyak makanan berminyak, maka perut akan memproses pencernaan dengan lambat.

  • Cenderung konsumsi makanan pedas

Penyebab lain orang-orang bisa muntah saat puasa adalah mengkonsumsi makanan pedas secara berlebihan. Makanan pedas adalah salah satu penyebab masalah kesehatan, termasuk muntah. Orang-orang yang mengalami gangguan pencernaan seperti asam lambung tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan pedas.

  • Langsung tidur setelah sahur

Penyebab lain yang dapat membuat orang muntah adalah langsung tidur setelah makan saat sahur, terutama pada orang yang mengalami peningkatan asam lambung atau GERD (Gastroesophageal reflux disease).

Cara Mengatasi Muntah Saat Puasa

Untuk mencegah muntah saat puasa, Anda perlu menerapkan pola makan yang teratur. Berikut adalah beberapa cara yang perlu Anda terapkan:

  • Makan secukupnya dan tidak berlebihan

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah mengkonsumsi makanan secukupnya dan tidak berlebihan. Selain itu, Anda perlu mengunyah makanan secara perlahan supaya lambung dapat mencerna makanan dengan baik.

  • Hindari makanan pedas atau berminyak

Saat Anda makan pada waktu sahur, Anda sebaiknya konsumsi makanan yang bergizi seperti daging merah untuk memenuhi nutrisi di dalam tubuh. Selain itu, Anda jangan mengkonsumsi makanan pedas atau berminyak secara berlebihan, apalagi jika Anda mengalami gangguan pencernaan seperti asam lambung.

  • Konsumsi makanan yang hambar atau tanpa rasa

Anda juga sebaiknya mengkonsumsi makanan yang hambar atau tanpa rasa seperti roti tawar atau biskuit jika ingin menjaga kesehatan. Makanan hambar atau tanpa rasa dapat menyerap asam lambung dan menenangkan perut supaya Anda tidak merasa mual atau muntah.

  • Jangan langsung tidur setelah makan

Setelah selesai mengkonsumsi makanan, Anda sebaiknya jangan langsung tidur, karena bisa membuat Anda muntah. Anda perlu beri waktu bagi sistem pencernaan untuk mencerna apa yang telah Anda konsumsi.

Itulah cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah gejala muntah saat puasa. Anda perlu terapkan pola makan yang teratur untuk menjaga kesehatan. Jika Anda muntah dan terkena gejala lain seperti sakit kepala berat, demam, atau kram di perut, Anda sebaiknya hubungi dokter supaya masalah tersebut segera diatasi.

Read More

Mengatasi Disfungsi Ereksi dengan Implan Penis

Di Amerika Serikat, teknologi implan penis sebetulnya sudah dikembangkan sejak tahun 70an. Secara sederhana, prosedur ini digambarkan dengan menanamkan alat medis atau implan ke dalam penis.

Mengapa sampai diperlukan implan? Tindakan ini hanya dilakukan pada pria-pria yang memiliki masalah disfungsi ereksi.

Tentang implan penis dan disfungsi ereksi

Penile prosthesis atau implan penis tidak akan dilakukan secara sembarang, tindakan ini hanya direkomendasikan kepada pria dengan disfungsi ereksi yang parah. Itu pun dengan syarat prosedur medis lain sudah dicoba dan tidak memberikan hasil yang memuaskan.

Penis memiliki dua saluran untuk ereksi, yang akan bereaksi ketika ada rangsangan seksual. Dalam keadaan penis yang sehat, saat ada rangsangan, darah akan mengalir ke dalam dua saluran tersebut sehingga penis ereksi. Namun, bila penis dalam keadaan tidak sehat, maka dapat terjadi disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi sendiri cukup beragam, bisa berupa ketidakmampuan mempertahankan ereksi cukup lama hingga ketidakmampuan untuk mencapai ereksi.

Nah, pada kasus demikian implan dapat ditanamkan ke dalam saluran ereksi yang tidak berfungsi normal tersebut. Implan ini berbentuk seperti tabung yang tipis dan memanjang.

Pemasangan implan penis bukanlah untuk mengalirkan darah, nantinya implan tersebut akan dialiri cairan sehingga penis dapat ereksi. Jenis implan yang dipasang bisa semirigid atau inflatable. Khusus jenis implan inflatable, tabung tersebut dapat dikembangkan dan dikempiskan. Masing-masing jenis implan ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan, pemilihannya dapat didiskusikan dengan dokter.

Karena implan tersebut bukan menjadi saluran darah, maka alat ini perlu dipasang serangkaian dengan reservoir yang ditanam di perut serta sejenis “pompa” yang disimpan di dalam skrotum. Ketika pompa tersebut disentuh maka cairan dari reservoir akan mengalir ke dalam implan dan terjadilah ereksi.

Keseluruhan rangkaian implan penis ini akan dipasang atau ditanam ke dalam tubuh pasien melalui prosedur pembedahan atau operasi.

Tindakan implan penis tidak untuk semua orang

Nyeri setelah pembedahan tentu menjadi efek yang tidak dapat dihindari dari prosedur implan penis ini. Belum lagi kemungkinan adanya dampak dari pemasangan alat, walaupun alat yang digunakan sudah menggunakan bahan-bahan yang memiliki tingkat alergi sangat rendah bagi tubuh.

Tentu hal-hal tersebut perlu menjadi pertimbangan Anda, sebelum menjalani penile prosthesis. Selain itu, risiko infeksi pasca pembedahan, risiko perdarahan, perubahan ukuran penis menjadi lebih pendek, hingga hilangnya sensasi atau fungsi sensorik penis, juga perlu menjadi variabel yang Anda pertimbangkan.

Di samping segala risiko dan dampak yang tidak diharapkan dari prosedur ini, tindakan implan penis memang tidak dapat dilakukan oleh semua orang. Dokter tidak akan merekomendasikan prosedur ini kepada Anda yang memiliki infeksi paru-paru atau infeksi saluran kemih.

Anda yang menderita diabetes mellitus dan tidak mengonsumsi obat secara teratur juga kecil kemungkinan akan disarankan menjalani tindakan ini. Apalagi bila Anda mengalami kesulitan pengeringan luka akibat diabetes yang Anda derita.

Perlu diingat, tindakan implan penis hadir sebagai salah satu pilihan dan umumnya menjadi pilihan terakhir setelah prosedur medis lain tidak dapat menjadi solusi. Tindakan ini juga hanya ditujukan pada kasus disfungsi ereksi yang parah, bukan situasional.

Sebagai contoh, Anda mengalami disfungsi ereksi karena sedang berkonflik dengan pasangan. Hal ini bersifat situasional. Ketika situasi sudah tenang kembali dan persoalan selesai, kemungkinan masalah disfungsi ereksi pun akan hilang.

Read More

Bermacam Gangguan Kepribadian, Dari Gangguan Skizotipal Hingga Paranoid

Kepribadian membuat masing-masing diri kita berbeda-beda. Gaya kita bertingkah laku, bagaimana kita bereaksi, pandangan umum, pikiran, perasaan, dan bagaimana kita berinteraksi dalam suatu hubungan adalah semua bagian yang membentuk kepribadian kita. Memiliki pribadi yang sehat membuat seseorang untuk dapat berfungsi setiap harinya. Tentu saja, setiap orang pernah mengalami stres. Namun, pribadi yang sehat membantu kita untuk menghadapi stres dan tantangan-tantangan lain, membuat kita dapat terus bergerak maju. Bagi mereka yang memiliki gangguan kepribadian, hal-hal yang banyak orang lakukan setiap harinya tanpa ada masalah berarti menjadi sebuah tantangan. Ada banyak macam gangguan kepribadian, mulai dari gangguan skizotipal, paranoid, skizoid, dan lain-lain. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam.

Macam-macam gangguan kepribadian

Saat seseorang memiliki gangguan kepribadian, sulit baginya untuk merespon perubahan dan kebutuhan hidup, serta membentuk dan menjaga sebuah hubungan dengan orang lain. Pengalaman tersebut dapat membuat seseorang merasa stres dan meningkatkan risiko depresi dan gangguan kesehatan mental lain. Beberapa macam gangguan kepribadian tersebut di antaranya adalah:

  • Paranoid

Seseorang dengan gangguan kepribadian paranoid akan sulit untuk percaya kepada orang lain. Ia akan berpikir bahwa orang-orang di sekitarnya sedang berbohong atau memanipulasi dirinya, meskipun tidak ada bukti hal tersebut sedang terjadi. Selain itu, orang-orang dengan gangguan kepribadian paranoid akan merasa takut, cemas (akan orang-orang memanfaatkan dirinya), mudah marah, dan khawatir terhadap motif tersembunyi seseorang. Ketidakmampuan untuk percaya dengan orang lain dapat membuat hubungan kekerabatan mudah rusak.

  • Skizotipal

Orang-orang dengan gangguan skizotipal dapat memiliki beberapa hubugan yang dekat di luar lingkungan keluarga mereka sendiri. Ini terjadi karena biasanya mereka memiliki kesulitan dalam memahami bagaimana sebuah hubungan berkembang dan bagaimana tingkah laku mereka memengaruhi orang lain. Mereka dengan gangguan skizotipa juga kadang sulit memahami atau mempercayai orang lain. Sebagai bentuk diagnosa, orang-orang dengan gangguan skizotipal biasanya akan memiliki gejala seperti ide referensi (saat hal-hal kecil terjadi, mereka percaya adanya hubungan penting dengan diri mereka); kepercayaan aneh adanya kemampuan mistis yang memengaruhi tingkah laku seperti perrcaya adanya telepati, fantasi yang aneh, dan pikiran takhayul; pengalaman perseptual yang tidak biasa; tanda-tanda kecurigaan dan pikiran paranoid; tingkah laku yang eksentrik atau aneh; dan kecemasan sosial berlebihan. Seseorang dengan gangguan kepribadian ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita schizophrenia di masa depan.

  • Skizoid

Orang-orang dengan gangguan kepribadian skizoid akan merasa tidak nyaman saat mereka berhubungan dengan orang lain. Gangguan kepribadian ini memengaruhi kurang dari 1% populasi. Biasanya, orang-orang akan melihat penderita skizoid sebagai  seseorang yang dingin dan penyendiri. Orang-orang dengan skizoid biasanya akan menghindari kedekatan kontak dengan orang lain, memiliki kesulitan dalam membentuk sebuah hubungan pribadi, bereaksi terhadap situasi tertentu dengan cara yang dianggap orang lain sebagai tidak pantas, dan tampak terisolasi.

Seseorang dengan skizoid mungkin akan lebih tertarik untuk berdekatan dengan hewan atau mainan alih-alih menjalin hubungan dengan manusia lain. Mereka dengan gangguan skizoid mungkin memiliki saudara yang menderita schizophrenia dan gangguan skizotipal.

 Suatu gangguan kepribadian biasanya akan menunjukkan gejala atau tanda-tanda yang sama dengan gangguan kepribadian lain. Dan terkadang, untuk membedakannya akan sedikit sulit dilakukan. Biasanya, orang-orang dengan gangguan kepribadian seperti gangguan skizotipal atau paranoid tidak akan merasa ada sesuatu yang salah dengan diri mereka.

Read More

Apa Saja Manfaat Bermain Game Yang Bisa Diperoleh?

Jumlah kasus virus Corona atau Covid-19 terus naik dan telah mencapai lebih dari 1,7 juta kasus di seluruh dunia. Hal tersebut juga mengakibatkan lebih dari 108 ribu orang meninggal dunia, namun lebih dari 404 ribu orang dinyatakan sembuh. Meskipun demikian, ada berbagai aktivitas yang dapat Anda lakukan, termasuk bermain game. Manfaat bermain game ternyata juga memberikan dampak positif bagi orang lain.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa manfaat bermain game baik untuk kesehatan. Hal tersebut akan sangat berguna untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selain itu, orang-orang yang bermain game secara online masih bisa berinteraksi dengan orang lain.

Jadi, sebagai orang tua, Anda sebaiknya jangan salah sangka, karena bermain game, terutama game online, tidak selalu memberikan pengaruh buruk pada seseorang, khususnya pada anak-anak. Berikut adalah manfaat yang diperoleh dari bermain game:

  • Meningkatkan daya ingat

Salah satu manfaat bermain game adalah meningkatkan daya ingat. Sebuah penelitian yang dirilis melalui jurnal The Journal of Neuroscience melibatkan 69 partisipan untuk bermain game.

Jenis game yang dimainkan adalah game 3D atau tiga dimensi. Para partisipan secara rutin bermain game 3D selama 3 minggu. Setelah itu, mereka menjalani sebuah ujian, dan hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang bermain game 3D mampu meningkatkan daya ingat dibandingkan dengan orang-orang yang tidak bermain game sama sekali.

  • Meredakan nyeri

Manfaat lain yang diperoleh dari bermain game adalah mampu meredakan nyeri. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 menyatakan bahwa bermain game adalah salah satu “obat” yang dapat meredakan nyeri.

Penelitian mengungkapkan bahwa bermain game, terutama game virtual reality, tidak hanya meredakan nyeri, namun juga dapat mengendalikan rasa cemas yang dialami manusia. Bermain game dapat mengalihkan pikiran mereka seolah-olah hal yang dialami, khususnya rasa sakit, tidak terjadi.

  • Membantu anak dengan disleksia untuk membaca

Disleksia adalah kondisi medis dimana anak mengalami kesulitan belajar, terutama membaca dan menulis. Dengan bermain game, anak dapat membaca dengan baik. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa setiap gerakan yang menegangkan yang ada dalam sebuah video game dapat meningkatkan rentang perhatian mereka.

  • Meredakan gejala trauma

Bermain video game juga dapat meredakan gejala trauma. Salah satu contoh game yang dapat dicoba untuk meredakan trauma adalah Tetris. Sebuah penelitian yang dilakukan di rumah sakit di Oxford, Inggris, membuktikan bahwa pasien yang mengalami kecelakaan lalu lintas yang bermain Tetris selama 20 menit dapat mengatasi masalah yang dialami atau trauma hingga 62%.

  • Meningkatkan kepandaian

Bermain video game juga dapat meningkatkan kepandaian. Sebuah penelitian melibatkan 5 kelompok partisipan yang diminta untuk bermain game di ponsel mereka setiap hari selama 1 jam, yang berlangsung selama 4 minggu.

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa setiap game yang dimainkan dapat meningkatkan fungsi kognitif partisipan. Hal tersebut terbukti melalui tes mengingat.

  • Meningkatkan kesehatan otak

Sebuah studi yang dirilis melalui jurnal Molecular Psychiatry menyatakan bahwa bermain game dapat meningkatkan kesehatan otak. Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa studi dilakukan dengan melibatkan sejumlah partisipan untuk bermain game selama 30 menit setiap hari.

Para partisipan diawasi melalui mesin magnetic resonance imaging (MRI). Mesin MRI dapat menunjukkan beberapa peningkatan pada bagian otak hippocampus kanan, korteks prefrontal kanan, dan otak kecil.

Itulah manfaat bermain game yang diperoleh. Anda juga perlu batasi diri atau anak Anda agar tidak terlalu lama bermain game sehingga dapat menimbulkan kecanduan.

Read More

Sakit Maag Tak Kunjung Sembuh? Cobalah Lakukan Tes Helicobacter

Bagi Anda yang menderita sakit maag, mungkin lelah dan bingung, mengapa sakit tersebut terus berulang meskipun sudah mengonsumsi obat? Usut punya usut, sakit maag juga dapat terjadi akibat infeksi bakteri Helicobacter pylori. Infeksi bakteri ini dapat membuat sakit maag terjadi berkepanjangan.

Nah, bagaimana untuk mengetahui apakah Anda mengalami infeksi tersebut atau tidak? Caranya dengan menjalani tes helicobacter.

Pentingnya tes helicobacter

Terlihat dari namanya, tes helicobacter merupakan pemeriksaan untuk mengetahui adanya infeksi Helicobacter pylori. Metode pemeriksaannya sendiri dapat dilakukan dengan pemeriksaan darah, urea breath test, tes sampel tinja, serta pemeriksaan endoskopi.

Helicobacter pylori ini adalah jenis bakteri yang menginfeksi saluran pencernaan. Ketika seseorang terinfeksi oleh Helicobacter, bisa saja tidak ada gejala yang muncul. Apabila bergejala, orang tersebut dapat mengalami gastritis atau maag, tukak lambung, hingga kanker lambung.

Secara umum, ada dua tujuan dari tes helicobacter. Pertama, untuk mengetahui apakah terjadi infeksi Helicobacter Pylori pada pencernaan. Dan kedua, apabila terjadi infeksi, pemeriksaan ini digunakan untuk memantau efektivitas terapi yang diberikan.

Sebab bila seseorang telah diberi terapi, lalu hasil tes helicobacter masih positif, artinya perlu ada evaluasi terkait rangkaian terapi yang diberikan.

Bagi Anda yang mengalami gastritis atau tukak lambung berkepanjangan, penting sekali untuk menjalani tes helicobacter. Apa penandanya? Anda sering merasakan nyeri perut, diare, perut kembung, mual dan muntah, penurunan nafsu makan, hingga penurunan berat badan.

Beginilah prosedur tes helicobacter

Terdapat empat metode untuk melakukan tes helicobacter, yaitu:

1. Pemeriksaan darah

Melalui pemeriksaan darah, antibodi terhadap Helicobacter pylori akan dideteksi.

Secara umum, metode pemeriksaan ini menyerupai pemeriksaan darah pada umumnya. Sampel darah Anda akan diambil dengan jarum suntik oleh petugas medis, lalu dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.

2. Urea breath test

Seperti namanya, pemeriksaan ini mengukur kadar urea yang ada dalam napas seseorang.

Caranya, Anda akan diminta untuk menghembuskan napas ke dalam kantong khusus. Kemudian, Anda akan diminta untuk menelan zat radioaktif yang sifatnya aman. Ke dalam kantong yang berbeda, Anda akan diminta menghembuskan napas kembali.

Kedua sampel napas tersebut akan dibandingkan. Apabila pada sampel napas kedua, kadar karbondioksida lebih tinggi dibandingkan yang pertama, artinya Anda mengalami infeksi Helicobacter pylori.

3. Pemeriksaan tinja

Adanya infeksi Helicobacter pylori dapat juga dilihat dari tinja. Oleh sebab itu, pemeriksaan tinja menjadi salah satu metode tes helicobacter.

Dalam pemeriksaan ini, Anda perlu mengumpulkan tinja ke dalam botol khusus dan menutupnya dengan rapat. Tentu dalam proses pengumpulan tinja Anda perlu menggunakan sarung tangan.

Pastikan sampel tinja tidak tercampur dengan air, tisu, maupun urin. Selanjutnya, sampel tersebut diserahkan kepada petugas medis untuk dianalisis di laboratorium.

4. Pemeriksaan endoskopi

Umumnya, pemeriksaan endoskopi ditempuh bila metode lain tidak efektif untuk menegakkan diagnosis. Dengan pemeriksaan endoskopi, dokter dapat melihat kondisi kerongkongan, lambung bagian dalam, dan sebagian khusus, secara lebih jelas.

Layaknya prosedur endoskopi, tes helicobacter dengan metode ini juga menggunakan alat endoskop yang dimasukkan melalui mulut.

Apabila tes helicobacter menunjukkan hasil negatif, berarti masalah pencernaan yang diderita oleh pasien bukan disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori. Dengan demikian, pemeriksaan lanjutan dibutuhkan untuk menegakkan diagnosis.

Sebaliknya, jika hasil dari tes helicobacter positif, maka pasien perlu menjalani terapi untuk mengatasi infeksi tersebut.

Read More

Mengenal Misteri Lesung Pipi

Apakah Anda memiliki lesung pipi? Pemanis wajah ini adalah lekukan kecil yang dapat ditemukan di salah satu atau kedua sisi pipi. Dikenal dengan istilah “dimple”, lekukan kecil ini tidak hanya ditemukan di pipi, tetapi juga dapat muncul di dagu dan punggung bawah. Mungkin Anda sudah memperhatikan bahwa tidak semua orang memiliki lesung pipi. Hal ini dikarenakan lesung pipi terbentuk karena adanya perbedaan pada otot dan kulit wajah. Bahkan, lesung pipi sering dianggap sebagai kondisi keturunan, dan secara genetis dianggap sebagai ciri yang dominan. Namun, banyak perdebatan mengenai hal tersebut.

Bagaimana lesung pipi terbentuk?

Lesung pipi terkadang disebabkan karena adanya perubahan di otot wajah yang disebut zygomaticus major. Otot ini memegang peran penting dalam ekspresi wajah. Otot ini membantu mengangkat sudut mulut ketika Anda sedang tersenyum. Pada orang-orang yang tidak memiliki lesung pipi, otot zygomaticus major bermula dari tulang yang ada di pipi dan disebut tulang zygomatic. Otot ini kemudian turun ke bawah dan menyambung ujung mulut Anda. Pada orang-orang dengan lesung pipi, otot zygomaticus major terbagi ke dalam dua ikatan otot saat turun ke mulut. Satu ikatan bersambungan dengan ujung mulut, sementara ikatan lainnya berhubungan dengan mulut dan kulit di atasnya. Percabangan otot ini disebut dengan otot zygomaticus major ganda. Pergerakan kulit di atas zygomaticus major ganda saa Anda tersenyum akan membuat lesung pipi terbentuk. Karena lesung pipi merupakan hasil dari variasi otot yang terbentuk saat perkembangan janin, kondisi ini sering dianggap sebagai cacat bawaan lahir. Penting untuk diingat bahwa lesung pipi merupakan hal yang biasa terjadi, dan tidak memiliki efek negatif terhadap kesehatan.

Banyak orang menganggap bahwa lesung pipi merupakan sifat bawaan yang dominan. Namun, sangat sedikit penelitian yang membahas tentang genetik lesung pipi. Sulit untuk diketahui dan disimpulkan apakah lesung pipi merupakan sesuatu yang diwariskan atau tidak. Orang-orang dengan lesung pipi memang sering memiliki anak dengan lesung pipi juga. Hal ini mengindikasikan bahwa ada kemungkinan lesung pipi merupakan sifat bawaan yang dominan. Namun, tidak semua pasangan dengan lesung pipi memiliki anak dengan lesung pipi pula.

Selain itu, meskipun banyak orang akan memiliki lesung pipi seumur hidup mereka, beberapa kasus menunjukkan bahwa lesung pipi dapan berubah setelah beberapa waktu. Seseorang yang memiliki lesung pipi saat masih anak-anak mungkin akan kehilangan lesung pipi saat mereka beranjak dewasa. Begitu pula sebaliknya, anak-anak yang terlahir tanpa lesung pipi mungkin akan mengembangkan lesung pipi saat mereka tumbuh dewasa. Karena pola faktor keturunan pada lesung pipi sangat tidak dapat diprediksi, beberapa peneliti mengklasifikasikan lesung pipi sebagai sifat dominan tidak teratur. Hal ini berarti lesung pipi, dalam sebagian kasus dan tidak semuanya, merupakan hasil dari sifat turunan dominan. Penelitian lanjutan dibutuhkan untuk mengonfirmasi hal ini.

Apakah lesung pipi merupakan sebuah “cacat” yang menarik? Beberapa orang akan menganggap bahwa lesung pipi membuat senyum seseorang terlihat lebih muda dan menarik. Lesung pipi sering diasosiasikan sebagai bagian dari pemanis wajah dan bahkan tanda keberuntungan di beberapa budaya. Sebuah studi menunjukkan bahwa pria lebih tertarik pada wanita dengan ciri-ciri wajah yang mirip dengan mereka, seperti warna mata, warna rambut, dan lesung pipi. Ada kemungkinan, orang dengan lesung pipi akan lebih tertarik dengan orang yang memiliki kondisi serupa.

Read More