Anda Alergi Udang? Ketahui dengan Cara Berikut Ini

Udang merupakan salah satu makanan laut yang umum dikonsumsi. Rasanya yang lezat membuat semua orang menyukainya.

Namun, ada beberapa orang yang alergi udang. Tak jarang, mereka baru mengetahuinya setelah mencicipi hidangan udang yang lezat.

Lalu bagaimana caranya untuk mengetahui seseorang alergi terhadap hewan bercangkang ini?

Alergi udang dan kerang-kerangan

Alergi udang merupakan alergi makanan yang paling umum terjadi. Meski dapat dialami oleh segala jenis usia, alergi ini lebih mungkin berkembang di masa dewasa dibandingkan anak-anak.

Pada anak-anak, anak laki-laki lebih mungkin mengalami alergi udang dibandingkan perempuan.

Seseorang yang alergi terhadap udang biasanya juga alergi dengan hewan bercangkang lainnya. Namun ada juga beberapa orang yang hanya alergi terhadap salah satunya.

Terdapat dua jenis kerang-kerangan:

  • Krustasea: Udang, kepiting, lobster
  • Moluska: Kerang, remis, tiram, cumi-cumi, gurita

Alergi udang sama seperti alergi makanan lainnya. Hal ini merupakan bentuk respon tubuh terhadap protein dalam makanan tertentu.

Gejala alergi udang dan kerang-kerangan

Gejala alergi udang biasanya tampak dalam beberapa menit hingga satu jam setelah konsumsi. Adapun gejala alergi yang umum yaitu:

  • Ruam dan gatal, termasuk biduran atau eksim (dermatitis atopik)
  • Bengkak pada area tubuh tertentu, seperti bibir, wajah, dan lidah
  • Sesak napas
  • Sakit perut
  • Diare
  • Muntah
  • Pusing

Pada kasus yang parah, alergi dapat berakibat fatal yang mengancam jiwa yaitu anafilaksis. Anafilaksis hanya dapat diatasi oleh perawatan medis.

Tanda-tanda anafilaksis meliputi sesak napas, detak jantung tidak teratur, batuk, muntah, dan tenggorokan bengkak. Anda berisiko tinggi mengalami anafilaksis jika memiliki riwayat asma atau pernah mengalami kondisi serupa akibat konsumsi makanan lain.

 Mendiagnosa alergi udang

Jika setelah mengonsumsi udang terdapat beberapa gejala diatas, ada baiknya untuk segera ke dokter untuk mendapat diagnosa lebih lanjut.

Secara medis, terdapat dua cara untuk mengonfirmasi apakah Anda memiliki alergi udang atau tidak. Dokter akan merekomendasikan salah satu dari dua cara berikut:

  • Tes kulit

Pada tes ini, Anda akan disuntik cairan protein yang terkandung di dalam udang. Jika terdapat alergi, kulit Anda akan menghasilkan benjolan di lokasi Anda disuntik.

  • Tes darah

Tes darah disebut juga dengan tes antibodi IgE spesifik alergen atau tes radioallergosorbent (RAST). Tes ini bertujuan untuk respon sistem kekebalan tubuh terhadap protein kerang.

Pada tes ini, jumlah antibodi Anda diukur melalui kadar imunoglobulin E (IgE) di darah Anda.

Jika Anda terkonfirmasi positif alergi udang, siap-siap ucapkan selamat tinggal pada hidangan laut yang lezat ini.

Pencegahan dan Pengobatan

Cara yang paling aman mencegah reaksi alergi adalah menghindari konsumsi udang. Suplemen nutrisi, bumbu penyedap instan, dan makanan kalengan dapat mengandung udang dan kerang-kerangan. Periksalah label kemasan pada setiap produk makanan dan minuman yang hendak Anda konsumsi.

Pengobatan dilakukan sesuai dengan tingkat keparahan alergi. Untuk mengatasi reaksi alergi yang ringan, dokter akan meresepkan antihistamin untuk mengatasi ruam dan gatal. Jika Anda mengalami anafilaksis, Anda akan diberikan perawatan darurat berupa suntikan epinefrin.

Jika Anda berisiko mengalami reaksi alergi yang parah, disarankan untuk selalu membawa suntik epinefrin setiap saat.

Catatan

Alergi udang dapat terjadi pada siapa saja, bahkan pada orang yang belum pernah mengonsumsi udang sebelumnya. Reaksi alergi tak hanya muncul akibat konsumsi. Pada beberapa orang, reaksi muncul hanya setelah menyentuh atau menghirup aroma udang.

Jika Anda mendapati reaksi alergi, segeralah periksakan ke dokter untuk diagnosis lebih lanjut. Jika tidak segera diobati, reaksi alergi dapat memburuk.

Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>