5 Tahapan yang Membentuk Tingkatan Depresi

Kesedihan merupakan hal yang wajar dialami oleh tiap orang, tidak terkecuali oleh Anda. Kesedihan umumnya timbul dikarenakan ada rasa kehilangan ataupun ketidakberterimaan terhadap suatu kondisi. Hanya saja jika terus berlanjut, kesedihan akan membuat Anda terkungkung dalam situasi depresi yang bisa mengganggu kehidupan Anda secara menyeluruh. Sampai saat ini berdasarkan waktu dan pengaruhnya, ada 9 tingkatan depresi yang mesti Anda waspadai.

Tiap tingkatan depresi memerlukan waktu dan cara pemulihan yang berbeda. Namun sejatinya untuk bisa mencapai suatu kepulihan dari suatu tingkatan depresi, Anda perlu merasakan lima tahapan. Di mana ketika sudah mencapai tahapan terakhir, rasa sedih tak berujung yang Anda alami berangsur akan menghilang dan Anda bisa menjalankan hidup secara normal kembali.

Berikut ini adalah lima tahapan yang ada dalam tiap tingkatan depresi. Ketika Anda sukses melalui lima tahapan ini, artinya Anda sudah bisa terbebas dari rasa sedih yang mengurung hari-hari Anda.

  1. Penolakan

Depresi pada awalnya dimulai dari rasa penolakan Anda terhadap suatu situasi maupun kondisi. Anda merasa tidak mampu menerima apa yang terjadi. Anda juga merasa sesuatu yang terjadi itu tidak benar adanya.

Normalnya ketika ada kondisi yang tidak sesuai dengan keinginan, orang akan merasa sedih. Namun pada tahapan penolakan, Anda bahkan menyangkal rasa sedih tersebut bahkan berpura-pura seperti biasa saja. Tanpa Anda sadari, penolakan terhadap rasa tersebut membuat  sedih kian berkepanjangan dan membentuk tingkatan depresi yang membahayakan.

  • Kemarahan

Tahapan kedua yang membentuk tingkatan depresi kian nyata adalah kemarahan. Setelah menyangkal rasa sedih yang Anda alami, Anda mulai sadar bahwa semua yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan Anda.

Pemberontakan pun terjadi dalam diri. Anda marah kepada diri sendiri karena tidak mampu melawan rasa sedih tersebut. Anda bahkan marah kepada dunia terutama pada sekeliling Anda dengan mempertanyakan mengapa situasi tersebut harus Anda alami.

  • Tawar-Menawar

Bisakah Anda menawar diri Anda sendiri? Jawabannya sangat bisa, khususnya terkait dalam pembentukan tingkatan depresi di dalam diri. Ketika akhirnya Anda sudah mampu meluapkan amarah Anda terhadap suatu kondisi yang tidak ingin diterima, Anda juga akan mulai menyadari bahwa Anda harus melewati kondisi tersebut.

Anda pun akan mencoba mengelola akal sehat Anda mengenai apa yang tengah terjadi. Rasa sedih hingga depresi yang Anda alami betul-betul Anda sadari. Karena itulah, Anda berusaha melepaskan diri. Pelepasan diri ini masuk dalam tahapan tawar-menawar di mana Anda mencoba menghilangkan pikiran-pikiran negatif yang timbul akibat rasa sedih berkepanjangan tersebut.

  • Tingkatan Depresi

Walaupun sudah mencoba bernegosiasi dengan diri sendiri, nyatanya banyak orang gagal melewati tahap tawar-menawar. Mereka akhirnya berujung pada suatu kondisi tingkatan depresi yang bisa berbeda antara satu dengan orang lainnya. Jika sudah begini, Anda bahkan sudah masuk dalam tahapan krisis!

Pikiran-pikiran negatif akan semakin berkumandang dalam logika Anda. Anda juga akan merasa keputusasaan yang luar biasa hingga membuat Anda enggan untuk melanjutkan hidup, walaupun bukan juga memilih cara mengakhiri hidup. Jika sudah tahap ini, Anda sangat membutuhkan pertolongan orang lain. Dukungan dari orang terdekat bahkan bantuan profesional bisa membantu Anda melewati tahapan tingkatan depresi yang parah.

  • Penerimaan

Akhirnya Anda sadar bahwa keputusasaan yang Anda alami tidak boleh dilanjutkan. Anda menyadari membutuhkan bantuan dari orang lain, bahkan berkeinginan untuk menjumpai profesional guna membantu Anda lepas dari jeratan depresi.

Secara berangsur-angsur, Anda mencoba menerima kenyataan yang Anda alami, mulai dari penolakan terhadap situasi sedih sampai rasa depresi yang mengganggu kehidupan normal Anda. Ketika akhirnya Anda sudah merasa semua itu adalah bagian fase hidup yang mesti Anda lalui, bergembiralah karena Anda sudah berada di pintu gerbang kesembuhan!

***

Ketika Anda merasa dalam tingkatan depresi yang parah, ingatlah bahwa pada saat itu hanya tinggal melalui beberapa tahap guna bisa pulih. Tentu saja upaya riil diperlukan untuk bisa sembuh, yakni dengan mencari dukungan orang terdekat sampai mengunjungi profesional. Jadi, bersemangatlah karena situasi depresi tidak selamanya menghinggapi diri Anda!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>