Profil Rumah Sakit Murni Teguh

Rumah Sakit Murni Teguh merupakan sebuah rumah sakit dengan nama lain Murni Teguh Memorial Hospital. Rumah sakit ini pertama kali dusulkan oleh dr. Mutiara, MHA, MKT dan team. Nama ini diambil dari nama Ibu Murni teguh yang semasa hidupnya adalah seorang wanita yang dermawan. Dia selalu mengulurkan tangan kepada siapapun yang membutuhkan. Rumah Sakit Murni Teguh saat ini terletak di Jalan Jawa No. 2 di Pusat Kota Medan.

Dengan mengusung motto “Make Tomorrow More Healthy”, Rumah Sakit Murni Teguh memiliki visi menjadi rumah sakit yang terkemuka dengan fokus pada bidang onkologi dan kardiovaskuler serta pusat Pendidikan kesehatan. Untuk mewujudkan misi tersebut, Rumah Sakit Murni Teguh memiliki misi sebagai berikut:

  • Memberikan pelayanan kesehatan berkualitas serta menyeluruh kepada masyarakat terutama pelayanan onkologi dan kardiovaskuler.
  • Mengembangkan tenaga kesehatan yang kompeten di bidang ilmu kedokteran, keperawatan dan tenaga kesehatan lainnya.
  • Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang didukung oleh fasilitas dan teknologi terkini.

Fasilitas dan pelayanan yang terdapat di Rumah Sakit Murni Teguh, antara lain:

  1. Instalasi Rawat Jalan
  2. Klinik Spesialis
  3. Klinik Kesehatan Keluarga
  4. Klinik Umum
  5. Klinik Gigi
  6. Klinik Penyakit Tropis
  7. Travel Medicine Clinic
  8. Pain Clinic
  • Laboraturium
  • Bank Darah
  • Biomolekuler
  • Mikrobiologi
  • Parasitologi
  • Patologi Anatomi
  • Patologi Klinik
  • Radiotherapy
  • CT-Simulator dan Immobilisasi
  • Virtual Simulator
  • Treatment Planning System
  • Terapi dengan LINAC
  • Brachytherapy
  • Radiology
  • General X-Ray
  • Ultrasonography (USG)
  • Mammography
  • 128 slice CT Scan
  • MRI 1,5 Tesla
  • Intervention Radiology
  • Pusat Jantung dan Vaskular
  • ECG
  • Treadmill Test
  • Echocardiology
  • Holter Monitoring
  • Cardiac Catheterization Laboratory
  • Endoscopy
  • Esophagoscopy
  • Gastroscopy
  • Colonoscopy
  • Bronchoscopy
  • ERCP
  • Rehabilitas Medik
  • Physiotherapy
  • Speech Therapy
  • Occupation Therapy
  • Orthotic Prosthetic
  • Layanan Umum
  • Instalasi Gawat Darurat (24 Jam)
  • Instalasi Rawat Inap (367 Tempat Tidur)
  • Intensive Care
  • ICU/ ICCU/ PICU/ NICU
  1. Fasilitas Umum
  2. Auditorium
  3. Cafetaria
  4. Commercials Area
  5. Fitness Gym
  6. Homestay
  1. Lainnya
  2. Operating Theatres
  3. ESWL
  4. Laporoscopic Surgery
  5. Oncology – Hematology Day Care Centre
  6. Instalasi Farmasi
  7. Medical Check Up
  8. Lifestyle Clinic
  9. Murni Teguh Smart IVF
  10. Home Care
  11. Palliative Care
  12. EEG
  13. EMG
  14. Ambulance Service

Terdapat tiga rumah sakit yang didirikan oleh Murni Teguh Memorial Hospital, di antaranya adalah Rumah Sakit Aminah, Rumah Sakit Murni Teguh Sudirman Jakarta dan Rumah Sakit Ibu dan Anak Murni Teguh Rosiva.

Rumah Sakit Aminah berada di Jalan HOS Cokroaminoto No. 4A, Tangerang. Pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit ini antara lain:

  • Pelayanan Gawat Darurat
  • Rawat Inap
  • Rawat Jalan
  • Rawat Khusus
  • Penunjang Medik
  • Fasilitas Khusus
  • Fasilitas Umum

Rumah Sakit Murni Teguh Sudirman Jakarta berada di Jalan Sudirman No. 86, Jakarta. Di rumah sakit ini terdapat beberapa pelayanan unggulan seperti:

  • Fertility
  • Urology
  • Endocrine and Diabetic
  • Diagnostic
  • Orthopaedic and Hand
  • Dermatology & Venereology
  • Medical Check Up

Rumah Sakit Ibu dan Anak Murni Teguh Rosiva terletak di Jalan Bangka No. 15, Medan. Pelayanan yang terdapat di rumah sakit ini adalah:

  • Pelayanan Gawat Darurat
  • Pelayanan Rawat Jalan
  • Pelayanan Rawat Inap
  • Pelayanan Kamar Bersalin (Delivery)
  • Pelayanan Kamar Bayi (Nursery)
  • Pelayanan Kamar Bedah
  • Pelayanan Rawat Intensif (ICU/PICU/NICU)
  • Pelayanan Laboraturium

Itulah profil dari rumah sakit Murni Teguh yang perlu diketahui. Semoga membantu.

Read More

Penyebab Bulu Mata Rontok

Memiliki bulu mata yang cantik dan lentik adalah dambaan setiap wanita. Sayangnya, banyak orang mengalami bulu mata rontok karena beberapa penyebab tertentu, mulai dari terbakar hingga karena efek samping dari kemoterapi. Meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama, untungnya bulu mata yang rontok dapat tumbuh kembali. Sama seperti rambut yang ada di kulit kepala, bulu mata juga mengalami siklus pertumbuhan sehingga rontok beberapa helai saja seharusnya tidak perlu menjadi sumber kekhawatiran. Akan tetapi, banyak faktor lain seperti cidera dan penyakit tertentu yang dapat menyebabkan bulu mata rontok dalam jumlah yang banyak. Artikel ini akan membahas penyebab bulu mata rontok dan faktor risiko kondisi tersebt.

Apabila Anda menggunakan maskara, dan bulu mata rontok dalam jumlah yang banyak, hal tersebut mungkin disebabkan karena alergi terhadap produk. Selain itu, bulu mata rontok juga dapat disebabkan karena beberapa kondisi berikut ini:

  • Terbakar

Menurut Akademi Oftalmologi Amerika, apabila bulu mata rontok tetapi folikel rambut tetap utuh, bulu mata biasanya akan tumbuh dalam waktu 6 bulan. Akan tetapi, apabila folikel rambut juga ikut rusak, bulu mata mungkin tidak akan tumbuh kembali.

  • Kemoterapi

Obat-obatan yang digunakan untuk merawat penyakit kanker terkadang dapat menyebabkan bulu mata rontok. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa tidak semua obat-obatan kemoterapi dapat menyebabkan rambut rontok. Apabila seseorang mengonsumsi obat-obatan kemoterapi yang dikenal dapat menyebabkan rambut rontok, obat tersebut akan memberikan dampak pada keseluruh rambut di tubuh. Bulu tubuh, bulu mata, dan alis biasa terkena dampak obat-obatan kemoterapi. Biasanya bulu mata yang rontok akan tumbuh kembali setelah pengobatan kemoterapi dihentikan.

  • Bulu mata dipotong

Kebanyakan orang biasanya tidak memotong bulu mata. Namun bagi mereka yang memotongnya untuk alasan estetika, bulu mata akan tumbuh ke panjang aslinya setelah beberapa waktu tertentu.

  • Bulu mata dicabut

Ada sebuah kondisi psikologis yang dikarakterisasikan dengan adanya implus untuk mencabut bulu mata sendiri. Kondisi psikologis tersebut disebut dengan istilah trichotillomania. Impuls tersebut dapat mempengaruhi rambut atau bulu di bagian tubuh manapun, termasuk bulu mata. Bulu mata yang sudah dicabut akan tumbuh lagi dalam beberapa bulan.

  • Ekstensi bulu mata

Ekstensi bulu mata merupakan jenis serat yang ditempel pada bulu mata alami untuk menghasilkan kesan bulu mata yang lebih tebal dan panjang. Akan tetapi, ekstensi bulu mata dapat merusak bulu mata alami. Apabila bulu mata rontok akibat ekstensi bulu mata, biasanya akan tumbuh dengan sendirinya setelah beberapa bulan.

  • Kondisi tiroid

Kelenjar tiroid memproduksi banyak hormon. Apabila kelenjar tersebut memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sedikit, hal tersebut dapat menyebabkan beberapa gejala tertentu seperti kerontokan rambut. Bulu mata rontok dapat disebabkan karena hyperthyroidism, atau tiroid yang terlalu aktif, dan dypothyroidism, atau tiroid yang tidak aktif. Bulu mata biasanya akan tumbuh kembali setelah ketidakseimbangan tiroid diobati.

  • Alopecia areata

Alopecia areata adalah sebuah kondisi autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut. Kondisi ini menyebabkan kerontokan rambut pada kepala, bulu mata, dan alis.

Untuk mengatasi bulu mata rontok, diagnosa yang tepat perlu dilakukan agar penyebab diketahui sehingga perawatan yang tepat dapat segera dilakukan. Pada umumnya, bulu mata rontok akan dapat tumbuh dengan sendirinya setelah beberapa bulan. Dalam beberapa kasus, apabila folikel rambut rusak, bulu mata yang rontok tidak akan dapat tumbuh kembali.

Read More

Rambut Rontok? Cara Alami Untuk Menumbuhkannya Kembali

Ada banyak alasan mengapa rambut rontok. Pada wanita, rambut rontok dapat disebabkan karena perubahan hormon, misalnya pada masa hamil dan menopause ataupun karena stres. Kerontokan akibat hormon tersebut terkadang tidak membutuhkan perawatan. Kerontokan akan berhenti dengan sendirinya saat tubuh mulai beradaptasi. Kerontokan rambut akibat kekurangan nutrisi dapat diatasi dengan diet yang sehat, menggunakan suplemen tertentu, dan mendapatkan panduan dari dokter ataupun ahli nutrisi. Setelah kerontokan berhasil dihentikan, langkah selanjutnya adalah dengan menumbuhkan rambut Anda kembali. Ada beberapa cara alami yang dapat Anda lakukan yang dapat menstimulasi pertumbuhan rambut dan menguatkan rambut. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam.

Melakukan pijatan pada kulit kepala

Setelah rambut rontok berhenti, untuk dapat menumbuhkan rambut kembali, lakukan pijat di kulit kepala Anda. Memijat kulit kepala dapat mengembalikan pertumbuhan rambut. Pijatan ini juga dapat digunakan bersama minyak rambut dan masker untuk menstimulasi kulit kepala dan membuat rambut menjadi lebih lebat. Selain fungsinya sebagai penumbuh rambut, memijat kulit kepala dapat menghilangkan stres dan tegangan di kepala. Kekuatan peregangan pada saat memijat kulit kepala dipercaya dapat meningkatkan pertumbuhan rambut serta ketebalan rambut di sel-sel papilla dermal.

Lidah buaya (aloe vera)

Lidah buaya sudah lama digunakan untuk merawat kerontokan rambut. Selain itu, lidah buaya memiliki efek menenangkan kulit kepala dan melembapkan rambut. Lidah buaya dapat mengurangi ketombe sehingga mampu menghilangkan ketombe dan minyak berlebih yang menyumbat folikel rambut. Anda dapat mengoleskan gel lidah buaya murni pada kulit kepala dan rambut beberapa kali setiap minggunya. Gunakan pula sampo dan conditioner yang mengandung lidah buaya.

Minyak kelapa

Minyak kelapa mengandung asam lemak yang dapat menembus ke dalam batang rambut dan mengurangi kehilangan protein pada rambut. Minyak kelapa dapat digunakan sebeum atau sesudah Anda mencuci rambut, tergantung pada tipe rambut yang Anda miliki. Apabila Anda memiliki rambut berminyak, Anda bisa mengoleskan minyak kelapa pada rambut dan membiarkannya semalaman sebelum mencucinya. Pijat minyak kelapa pada kulit kepala dan semua bagian rambut. Penelitian lanjutan terhadap fungsi minyak kelapa untuk menumbuhkan rambut masih diperlukan. Namun, minyak kelapa sudah terbukti dapat meningkatkan serta menyuburkan rambut dan telah digunakan selama berabad-abad.

Minyak ikan

Mengonsumsi asam lemak omega dapat menumbuhkan serta meningkatkan kesehatan rambut dari dalam tubuh. Hal ini disebabkan karena minyak ikan kaya akan kandungan nutrisi dan protein. Mengonsumsi suplemen omega bersamaan dengan antioksidan dapat meningkatkan kelebatan rambut dan ukuran batang rambut. Minyak ikan juga terbukti mampu mengurangi kerontokan rambut. Selain itu, asam lemak omega membantu sel-sel tubuh untuk bekerja dengan baik dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini akan meningkatkan kesehatan dan menghindarkan tubuh dari risiko penyakit-penyakit tertentu.

Ginseng

Mengonsumsi suplemen ginseng dapat menstimulasi pertumbuhan rambut dan folikel rambut. Ginsenoside merupakan komponen aktif yang ada pada ginseng dan dipercaya memiliki peran penting dalam pertumbuhan rambut. Selalu konsumsi ginseng sesuai dengan dosis yang dianjurkan dan waspada terhadap efek samping apapun yang dapat ditimbulkan.

Apabila Anda ingin memilliki rambut yang lebat setelah menderita rambut rontok, buat rencana dan konsisten dalam melakukan perawatan. Perawatan ini mungkin akan membutuhkan waktu berbulan-bulan sebelum menunjukkan hasil yang memuaskan. Apabila Anda ingin mengonsumsi suplemen tertentu, bicarakan terlebih dahulu dengan dokter Anda untuk mengetahui kemungkinan adanya alergi ataupun efek samping.

Read More

Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Kebanyakan dari Anda tentu peduli dengan berat badan yang Anda miliki saat ini. Apakah Anda sudah memiliki berat badan ideal atau mungkin Anda sudah dapat dikategorikan sebagai obesitas?

Berat badan berlebih bukan hanya melihat bentuk badan saja, tetapi ada hitungan pasti.

Mengetahui apakah seseorang memiliki berat badan ideal atau tidak adalah dengan cara menghitung Indeks Massa Tubuh (Body Mass Index atau BMI). Caranya dengan membagi berat badan (dalam kilogram) dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter).

Bila angka yang didapatkan lebih dari 25, seseorang sudah dikategorikan sebagai obesitas.

Jika seseorang memiliki obesitas dan kelebihan berat badan, ini dapat meningkatkan risiko mengalami masalah kesehatan, termasuk sindrom metabolik, radang sendi, dan beberapa jenis kanker.

Bagaimana cara Anda menghitung berat badan ideal?

Cara menghitungnya adalah berat badan dibagi tinggi badan di pangkat dua. Contohnya, Anda memiliki berat badan 65 kg dengan tinggi badan 155 cm. Maka cara menghitung BMI adalah dengan membagi berat badan dengan tinggi badan (dalam meter) yang dikuadratkan).

65 : (1,55)2 = 27.1

Setelah menemukan angkanya, maka masukkan dalam indikator BMI untuk kawasan Asia yaitu:

  • Kurus: <18.5
  • Normal: 18.5-22.9
  • Overweight: 23-24.9
  • Obesitas: >25

Dengan mengetahui angka BMI, Anda dapat lebih waspada dengan kondisi kesehatan Anda. Saat angka BMI Anda dikatgeorikan overweight, Anda perlu melakukan diet dan olahraga agar tidak berkembang menjadi obesitas.

Obesitas bukan hanya perkara penampilan saja, tetapi merupakan kondisi medis yang memerlukan penanganan. Selain itu, ada risiko kesehatan yang mengintai saat seseorang mengalami obesitas seperti diabetes, penyakit jantung, hingga kanker.

Anda dapat mencapai berat badan ideal dengan rutin melakukan olahraga ringan, memperbanyak makan sayur, minum air putih, dan menghindari makanan manis serta berlemak. Bila Anda malas berolahraga, Anda dapat menggantinya dengan aktivitas lain yang dapat membakar kalori seperti naik-turun tangga, berjalan kaki, maupun membersihkan rumah.

Kuncinya adalah tetap aktif bergerak serta memilih makanan yang bergizi.

Beberapa orang membutuhkan usaha lebih banyak untuk dapat mencapai berat badan ideal. Anda hanya perlu melakukan gaya hidup sehat secara konsisten. Memiliki berat badan ideal membutuhkan proses dan komitmen, tidak bisa dilakukan secara instan. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi agar pola diet Anda tidak sembarangan. Diet yang salah justru dapat membahayakan tubuh. Mencapai berat badan ideal bukanlah dengan membiarkan tubuh Anda kelaparan, melainkan dengan memperbaiki pola makan dan lebih aktif bergerak.

Read More

Menulis Merupakan Salah Satu Penangkal Kesepian

manfaat menulis

Terdengar aneh ketika seseorang menyarankan Anda untuk menulis agar hidup sehat. Namun kenyataannya, ada data ilmiah yang menyebutkan bahwa ketika seseorang menulis tentang apa yang mereka pikirkan dan rasakan, mereka akan merasa lebih baik dan semakin sehat.

Menulis memberikan manfaat untuk mengeksplorasi perasaan yang ada di dalam hati seseorang. Hal itu memungkinkan Anda untuk lebih mengerti tentang diri Anda sendiri dan bagaimana Anda memaknai dunia sekitar.

Dengan mempelajari diri lebih dalam, Anda memiliki hubungan yang kuat dengan diri Anda sendiri. Jenis hubungan ini dapat membuat Anda melewati emosi negatif, seperti, rasa bersalah atau malu, secara lebih cepat dan mengutamakan hal yang positif seperti optimisme dan empati, serta mendorong Anda melakukan hal yang sama kepada orang lain.

 

Bagaimana tulisan ekspresif dapat melawan kesepian

Menulis merupakan salah satu cara untuk seseorang yang merasa kesepian dan terisolasi untuk menuangkan perasaannya ke dalam kata-kata. Tulisan yang ekspresif, apalagi ketika dibagikan, dapat membantu sesama yang bisa saja mengalami hal serupa. Hal ini membuat tulisan Anda menjadi inspirasi dan penyemangat bagi mereka juga.

Ketika rasa kesepian sudah menjadi sebuah epidemik, menulis dan membagikan tulisan Anda dapat mengurangi beban kesepian orang lain yang kemungkinan besar merasa kesepian juga, termasuk para lansia, orang-orang yang mengidap penyakit kronis, orang-orang yang memiliki disabilitas, para veteran, komunitas minor, dan para imigran atau para pengungsi.

Menulis membantu kita mengatur masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang sekaligus. Ketika kita sedang menulis, kita ada dalam masa sekarang, walaupun otak kita bekerja mengingat-ingat masa lalu yang sudah terjadi, memilih kata dan membentuk kalimat. Tetapi, otak kita juga menjelajah ke masa depan, seperti membayangkan seseorang membaca tulisan yang sudah kita buat. Ketika Anda mengekspresikan diri Anda dalam tulisan, Anda telah membuat simbol dari banyak pemikiran dan perasaan yang Anda alami selama ini.

Orang-orang biasanya mulai menulis ketika mereka merasa sulit untuk mengekspresikan apa yang mereka rasakan melalui ucapan atau cerita, sehingga mereka mengeksplor secara lebih dalam lagi apa yang sebenarnya mereka rasakan. Proses pengungkapan melalui menulis ini bisa membangun rasa percaya dan ikatan dengan orang lain tanpa ada perasaan terancam. Proses ini juga membentuk cara hidup karena kita memaknai hidup lebih dalam lewat tulisan.

Ketika orang-orang menceritakan cerita pribadi mereka melalui menulis, melalui surat untuk teman-teman mereka atau keluarga, ataupun jurnal untuk mereka sendiri atau bisa juga melalui unggahan di blog – mereka akan terbiasa memahami pemikiran dan pengalaman pribadi mereka masing-masing. Menulis dapat membantu mengungkapkan rasa tidak pernah disadari sebelumnya dan mengurangi rasa takut.

Menulislah untuk kesehatan Anda

Membuat tulisan yang ekspresif juga memiliki manfaat positif untuk kesehatan terlebih jika pengalaman tersebut Anda bagikan kepada orang lain – ada rasa kelegaan di dalam hati Anda karena mengetahui bahwa ada bayak orang yang pernah mengalami apa yang Anda rasakan.

Menurut penelitian terhadap lebih dari 100 kasus, hasilnya menunjukkan bahwa mengekspresikan emosi dengan cara yang kreatif dapat meningkatkan kesehatan dan menurunkan depresi atau stres, serta meningkatkan kesehatan emosional. Jadi, mulailah menulis karena ini adalah salah satu resep hidup sehat.

Read More

Menari Ternyata Memiliki Manfaat Untuk Kesehatan Mental

manfaat menari

Menari merupakan bentuk ekspresi kebahagiaan, perayaan peristiwa dalam hidup, serta bentuk dari ritual kultur dan agama. Menari juga memiliki manfaat untuk fisik dan kognitif yang melebihi bentuk olahraga lainnya.

Manfaat menari untuk kesehatan

Bukti kesehatan yang didapat dari olahraga memang tak terbantahkan. Penelitian psikologis menunjukan aktivitas yang dilakukan secara teratur bisa membentuk otot dan tulang, mengurangi lemak, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan jumlah lemak baik pada tubuh. Semua manfaat diatas dari berbagai jenis aktivitas bisa didapat sekaligus dari menari. Jika dilakukan secara berkelanjutan, menari dapat memberikan efek positif bagi kebugaran tubuh dan bagian kognitif otak kita. Selain menyenangkan, banyak sekali manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan dari menari.

Menari merupakan gabungan aktivitas fisik, ekspresi kreatif dari gerakan dan emosional, serta interaksi sosial. Apalagi, jika menggabungkan tarian dengan musik, bisa memberikan manfaat lebih dari jenis olahraga apapun. Musik dapat menstimulasi otak dan mengaktifkan saraf sensori. Menari juga bisa meningkatkan keseimbangan dan kualitas hidup orang-orang yang mengidap Parkinson atau kelainan terkait gerakan tubuh lainnya.

Beberapa penelitian mengindikasi bahwa menguasai gerakan tari dapat meningkatkan memori dan cara pemecahan masalah. Hasil penelitian lain juga menunjukan bahwa menari dapat memberikan peningkatan terhadap kesehatan mental yang memberikan dorongan untuk merasa lebih bahagia.

Dr. Lauren Elson, mantan penari profesional yang memiliki spesialisasi pada olahraga dan rehabilitasi di Harvard-affiliated Spaulding Rehabilitation Network, menyebutkan bahwa menari itu mudah di lakukan oleh siapa pun. Menari merupakan salah satu cara untuk berhubungan dengan tubuh kalian sendiri, musik, dan orang lain. Seperti yang kita tau, menari memiliki banyak manfaat untuk fisik, kognitif dan sosial.

Cara memulainya

Bagi Anda sudah pernah menari sebelumnya, atau memang memiliki hobi menari, Anda pasti sangat tahu bagaimana sensasi menari itu.Tetapi, jika Anda adalah tipikal orang yang pemalu dan merasa tidak begitu ahli untuk menari atau belum pernah menari sama sekali dan ingin mencobanya, berikut ini beberapa tips untuk memulainya!

  • Ambil kelas tari.  Ada beberapa jenis kelas menari yang bisa Anda ikuti, seperti tai chi atau kelas meditasi yang menyuguhkan musik-musik relaksasi. Ada pula kelas zumba, olahraga aerobik yang merupakan kombinasi langkah dan pergerakan dari beberapa musik tradisional, atau paling sering musik Latin.

Tari balet dapat menguatkan otot dan meningkatkan keseimbangan, atau kelas tari tap untuk lebih membentuk dan menguatkan tulang. Banyak pula beberapa jenis tarian lain yang membuka kelas latihan bagi pemula, diantaranya ballroom, belly dance, hip-hop, jazz, pole dance, dan lain sebagainya.

  • Menarilah dirumah. Internet memiliki jangkauan luas untuk mencari video tutorial atau instruksi menari, seperti “Dance for Dummies” yang mendemonstrasikan langkah-langkah tari dalam slow motion atau gerakan lambat agar lebih mudah diikuti dan Anda bisa juga mengatur sendiri kecepatan tarian yang Anda inginkan. Anda hanya perlu menyiapkan baju dan sepatu yang nyaman serta tempat yang cukup luas untuk bebas bergerak.
Read More

Cara mempererat hubungan dengan mempelajari ilmu pengetahuan otak

ilmu pengetahuan otak

Otak kita merupakan tempat dimana Anda memahami, mengerti, mengingat, mengevaluasi, berkeinginan dan merespon orang-orang. Ada fakta yang sedikit aneh namun ini kenyataan: orang-orang yang ada disekitar kita adalah produk dari siapa diri mereka dan kita pikirkan terhadap mereka. Kalau kita mengerti bahwa sebuah hubungan dapat mempengaruhi otak kita, mungkin kita bisa mengubah cara otak kita berinteraksi dengan orang lain.

Transference

Transference (pemindahan)merupakan fenomena psikologis dimana seseorang mengaktifkan atau teringat dengan kejadian yang pernah terjadi sebelumnya. Akhirnya, kita bisa secara tidak sadar mengulang konflik yang telah terjadi pada masa lalu, yang sebenarnya tidak ada kaitannya dengan hubungan yang sedang jalani saat ini.

Contohnya, Anda sedang liburan bersama teman kantor dan menjadi bete kepada rekan Anda karena berbicara dengan nada tinggi kepada Anda dan diluar proporsi yang seharusnya dikatakan. Ketahuilah bahwa mungkin rekan Anda teringat oleh konflik masa lalu yang terjadi kepada mereka sehingga konflik ini terekam dan menjadi dasar prediksi di otak mereka tanpa mereka sadari.

Lalu apa yang bisa Anda lakukan?

Untuk menghindari situasi seperti itu, lakukan refleksi diri. Tanya kepada diri sendiri “apakah ini benar-benar tanggapan untuk hal tersebut atau saya telah mencampurnya dengan konflik di masa lalu?” Hal ini juga dapat dijadikan sebuah diskusi yang menarik ketika Anda ingin menyelesaikan konflik.

Emosi yang menular

Emosi kita bisa ditularkan dengan mudah kepada orang lain tanpa kita sadari. Hal ini juga bisa terjadi dalam ranah jejaring sosial tanpa interaksi dalam dunia nyata atau isyarat non-verbal.

Berinteraksi dengan grup yang negatif misalnya, maka ada kemungkinan Anda ikut merasa negatif pula.

Sebaliknya, jika Anda berinteraksi dengan grup yang positif, maka Anda akan dapat merasakan sisi positif itu juga. Namun permasalahannya, emosi negatif lebih cepat ditularkan ketimbang emosi positif. Hal ini harusnya menjadi salah satu keuntungan kita, tetapi terkadang bisa menganggu dinamika hubungan dengan pasangan. Hal ini membawa keuntungan bagi kita karena kita dengan mudah menangkap emosi seseorang, namun sayangnya emosi ini dapat merusak sebuah hubungan.

Semua ini disebabkan oleh mirror neurons atau saraf cermin yang tugasnya menangkap emosi dari orang lain.

Apa yang bisa  Anda lakukan?

Ketika Anda sedang berinteraksi secara online, pastikan bahwa Anda tahu apakah konten yang dilihat akan berpengaruh ke mood Anda. Jangan terburu-buru ikut arus dan bijaksana dalam menyikapi sebuah kalimat di dalam percakapan secara online.

Dalam berinteraksi dengan teman-teman atau pasangan, hati-hati dalam menangkap emosi mereka karena dapat membuat Anda terbawa suasana, bahkan ketika sebenarnya Anda tidak sedang merasakan hal yang negatif.

Empati kognitif

Ketika Anda bernegosiasi dengan orang lain, mungkin Anda merasa akan terbantu jika merefleksikan emosi mereka. Namun dalam berbagai kesempatan, menggunakan empati kognitif terbukti lebih efektif dalam bercakapan karena lawan bicara Anda merasa didengarkan dan tidak menjadi defensif.

Apa yang bisa Anda lakukan?

Ketika Anda mencoba untuk menyelesaikan konflik, cobalah untuk menggunakan empati kognitif daripada empati emosional. Empati kognitif memungkinkan Anda untuk berinteraksi dan merefleksikan permasalahan yang terjadi sehingga Anda memahami apa yang mereka katakan namun secara emosional, Anda tidak terpengaruh.

Empati secara kognitif membuat Anda dapat mengulang kalimat mereka sesuai dengan pemahaman tanpa mengubah artinya sehingga tidak terjadi salah paham.

Hal ini menimbulkan rasa saling mengerti satu sama lain dan mengurangi kemarahan. Begitulah bentuk dari empati kognitif, yaitu mengindikasikan rasa saling memahami dan mengerti keadaan yang sedang mereka jalani.

Read More

Obesitas Bayi dan Balita Dapat Pula Disebabkan oleh Antibiotik

antibiotik obesitas bayi

Antibiotik bisa menjadi penyelamat yang juga mempunyai sisi buruk —termasuk meningkatkan resiko obesitas ketika diberikan di umur yang dini menurut penelitian terkini.

Antibiotik membunuh bakteri yang dapat menyebabkan infeksi serius. Tetapi, antibiotik tidak membatasi diri mereka untuk membunuh infeksi yang disebabkan bakteri. Antibiotik membunuh bakteri lainnya juga. Hal tersebut bisa jadi sangat buruk untuk tubuh.

Tubuh kita dipenuhi oleh bakteri. Tidak semuanya bakteri buruk, dan pastinya terkandung bakteri baik yang diperlukan juga, yang disebut microbiome. Bersama dengan mikro-organisme lain ditubuh, mereka memiliki peran penting untuk sistem imun kita atau pencernaan. Ketika kita mengonsumsi antibiotik, secara tidak sengaja membunuh bakteri baik juga, meski target utamanya adalah bakteri buruk. Microbiome yang ada dalam tubuh kita merupakan bakteri yang dikumpulkan dan dan tumbuh sejak usia kita masih dini, mereka sangat penting dan bisa memberikan efek sepanjang hidup.

Penelitian menunjukan bahwa bayi yang dilahirkan sesar memiliki kemungkinan lebih besar mengidap obesitas ketika mereka tumbuh dewasa, alasannya karena mereka tidak lahir melalui “jalur” kelahiran yang memberikan mereka bakteri seperti pada kelahiran normal.

Penelitian pada 300,000 lebih bayi yang lahir di sistem kesehatan militer, dilakukan untuk mengetahui apakah mereka diberikan antibiotik selama dua tahun pertama. Mereka juga melihat apakah bayi-bayi tersebut diberi dua pengobatan yang digunakan untuk mengurangi asam lambung, yang diresepkan pada umumnya untuk mengobati reflux pada bayi. Memberikan antasida dapat mengubah struktur bakteri. Bakteri yang masuk lewat mulut dan hidung akan mati oleh asam lambung namun antacid tetap membuatnya hidup hingga sampai ke usus dan membunuh bakteri-bakteri didalamnya.

Anak-anak yang mendapatkan antibiotik memiliki 26% kemungkinan lebih tinggi untuk mengidap obesitas. Bukan hanya obesitas, memberikan antibiotik dan antasida pada usia dini meningatkan risiko alergi makanan atau jenis penyakit alergi lainnya seperti asma. Kesimpulannya, kita harus berhati-hati sebelum melakukan sesuatu yang berkaitan dengan bakteri-bakteri di tubuh kita.

Bahkan para petani pun menggunakan antibiotic untuk hewan ternak mereka. Hal ini memberikan banyak keuntungan untuk mereka seperti membuat hewan ternak jadi lebih gemuk. Penggunaan antibiotik pada hewan ternak ini dapat menjadi penyebab utama pengonsumsinya mengidap resistensi atau kebal terhadap antibiotik.

Penggunaan antibiotik untuk demam sebetulnya tidak diperlukan. Bahkan infeksi seperti infeksi kuping, sebenarnya bisa sembuh tanpa antibiotik dengan pengobatan yang tepat. Hal ini dikarenakan kecenderungan dalam menggunakan antibiotik yang terlalu lama dari seharusnya, bisa berbahaya bagi kesehatan.

Ketika kita berkunjung ke dokter dan diresepkan antibiotik, konsultasikan terlebih dahulu apakah benar-benar harus mengonsumsi atau tidak? Kalau memang dokter bilang harus, maka tetap harus mengonsumsinya, dengan catatan mungkin orang tua bisa minta diresepkan antibiotik dengan periode konsumsi yang pendek agar tidak terlalu lama mengonsumsi antibiotik.

Ketika kita hidup di masa banyak kasus obesitas, kita harus berjuang dengan berbagi cara untuk melawannya.

Read More

Mitos vs. Fakta pada Anak Penyandang Autisme

mitos fakta anak penyandang autisme

Jumlah penyandang autisme di Indonesia terus mengalami peningkatan. Meskipun belum ada angka pasti jumlah penyandang autisme di Indonesia namun pemerintah merilis data jumlah anak penyandang autisme di kisaran 112 ribu jiwa pada tahun 2010 lalu.

Maka dari itu, Anda pasti sudah banyak mendengar banyak informasi mengenai autisme dari berbagai sumber (termasuk keluarga, teman, kerabat, dan sebagainya), tetapi apakah Anda bisa membedakan mana informasi yang benar dan yang salah? Berikut kami daftarkan beberapa mitos yang seringkali salah dimengerti orangtua dari anak penyandang autisme dan orang-orang di sekitarnya.

  1. Autisme Disebabkan Cara Pengasuhan yang Salah

Kondisi autisme pada umumnya muncul saat anak masih kanak-kanak dan ditandai oleh gangguan kemampuan sosial, masalah komunikasi, dan perilaku yang berulang. Dari usia 1 hingga 2 tahun, anak-anak penyandang autisme cenderung mengalami gangguan saat berinteraksi dengan orang lain dan seringkali lebih senang bermain dengan objek. Tapi apakah ini dapat menjadi penanda adanya kesalahan pada pola pengasuhan anak?

Fakta penelitian menunjukkan bahwa autisme terjadi karena perubahan lebih dari 1.000 gen. Peneliti menemukan bahwa saat perkembangan otak, beberapa anak autisme memiliki jumlah neuron lebih dari normal dan terdapat perkembangan berlebih di bagian luar permukaan otak (korteks otak).

Maka dari itu, autisme bukanlah disebabkan oleh kesalahan pola asuh orangtua, melainkan karena adanya kelainan pada gen sang anak.

  1. Anak Penyandang Autisme Harus Diberikan Terapi A, B, dan C

Karena autisme terjadi karena gangguan pada gen anak, akan sangat sulit untuk memperbaiki semua gejala pada anak autisme. Selain itu, patut disadari bahwa tidak ada anak yang membutuhkan jenis terapi yang sama karena jenis terapi akan sangat bergantung pada kebutuhan setiap anak – setiap anak autisme adalah unik.

Terapi yang diberikan akan meliputi berbagai jenis terapi untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan bertingkah laku, dan terkadang juga diberikan obat untuk membantu mengatasi beberapa kondisi medis yang berhubungan dengan autisme.

Meskipun demikian, terapi diberikan berdasarkan situasi dan kebutuhan sang anak, dengan tujuan yang sama, yaitu menurunkan gejala dan meningkatkan kemampuan belajar dan berkembang.

  1. Anak Penyandang Autisme Tidak Dapat Merasakan dan Menyalurkan Emosi, Kecuali Marah dan Senang

Manusia pada umumnya memiliki enam emosi dasar, yaitu senang, terkejut, sedih, marah, takut, dan jijik. Dan kemampuan untuk memahami dan mengekspresikan emosi mulai berkembang sejak baru dilahirkan.

Meskipun demikian, karena kecenderungan anak autisme untuk lebih banyak diam dan tidak berekspresi, banyak yang menganggap anak autisme tidak memiliki emosi – di samping memiliki kemampuan analitik dan logika yang baik. Akan tetapi, peneliti menemukan bahwa anak penyandang autisme bukannya tidak memiliki emosi, tetapi mereka mengekspresikan emosi dengan cara yang berbeda.

Anak penyandang autisme mungkin kesulitan memahami emosi orang lain karena cara mereka memindai wajah. Mereka memindai wajah dengan cara yang lebih acak daripada anak normal. Anak autisme cenderung hanya melihat mata dalam periode waktu lebih sedikit dan lebih banyak berfokus pada mulut. Inilah mengapa informasi yang mereka kumpulkan dari wajah orang lain berbeda dari apa yang anak normal lihat pada umumnya.

  1. Setiap Penyandang Autisme Memiliki Kemampuan Khusus

Meskipun banyak penelitian telah membuktikan kemampuan khusus pada penyandang autisme, namun tidak semua anak autisme memiliki kemampuan luar biasa. Mereka berkembang seperti anak pada umumnya, dengan kecerdasan yang bervariasi, bakat yang berbeda, dan kesempatan yang tidak sama.

Akan tetapi, karena kecenderungan anak autisme untuk lebih berfokus pada satu hal, ini mungkin membuat mereka terobsesi pada satu hal itu dan menjadi ahli dalam bidang tersebut.

Namun, bukan berarti ini adalah suatu hal yang dapat dibiarkan. Obsesi juga harus diatasi dan diterapi karena mungkin akan berkembang menjadi suatu masalah yang mengganggu kehidupannya.

Read More

10 Mitos Seputar Pencernaan Yang Banyak Beredar

mitos fakta pencernaan manusia

Salah satu gangguan kesehatan yang kerap membatasi aktivitas harian adalah masalah pencernaan. Jangan heran jika ada banyak teori dan informasi seputar penyebab dan cara mengatasi masalah pencernaan ini di masyarakat. Namun, Anda tetap harus waspadai karena banyak pula mitos yang tersebar di antara informasi-informasi tersebut.

1. Pencernaan Permen Karet Membutuhkan Waktu Bertahun-Tahun
Bagi Anda yang pernah mendengar informasi bahwa permen karet dapat dicerna dalam waktu yang lama, hal ini jelas perlu diluruskan. Faktanya, kandungan karet pada permen memiliki sifat yang kebal terhadap enzim pencernaan. Dengan kata lain, permen karet tidak dapat dipecah dan dicerna oleh organ-organ pencernaan dalam waktu lama sekalipun. Bahkan, asam lambung pun tidak mampu untuk memecah serta mencerna permen karet.

2. Makanan Pedas Menyebabkan Maag
Para pecinta makanan pedas seharusnya lega karena anggapan mengenai makanan pedas yang berbahaya untuk lambung hanyalah sebuah mitos. Pasalnya, luka atau iritasi pada lapisan perut dapat terjadi karena adanya infeksi bakteri yang disebut Helicobacter pylori (H. pylori). Selain itu, penyebab lain yang juga kerap diacuhkan adalah asupan obat penghilang rasa sakit, seperti aspirin, ibuprofen, atau naproxen. Mungkin makanan pedas dapat memperparah kondisi ini. Akan tetapi, makanan pedas bukanlah penyebabnya.

3. Mengangkat Beban Berat Mengakibatkan Hernia
Hernia atau yang juga populer dengan sebutan ‘turun berok’ banyak dikaitkan dengan kebiasaan mengangkat beban berat. Mungkin ini merupakan salah satu penyebabnya, tetapi perlu diingat bahwa penyebab hernia bukan hanya kebiasaan mengangkat beban berat. Hernia juga bisa terjadi akibat konstipasi kronis atau batuk.


4. Hanya Pecandu Alkohol yang Mengalami Sirosis
Memang benar bahwa terlalu banyak mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan sirosis, atau suatu kondisi di mana sel-sel hati rusak dan digantikan oleh jaringan parut. Meskipun begitu, masih ada penyebab lain yang harus Anda waspadai, seperti hepatitis B dan C. Walaupun minum terlalu banyak hampir selalu menyebabkan masalah pada kerusakan hati, masalah ini tidak selalu mengarah pada sirosis.

5. Kacang-kacangan Menyebabkan Divertikulitis
Dulu, kebanyakan dokter akan menganjurkan pasien dengan kondisi divertikulitis, di mana kantong-kantong di dinding usus besar meradang dan terinfeksi, untuk menghindari mengonsumsi kacang-kacangan, jagung, popcorn, dan makanan dengan biji-biji kecil, seperti stroberi atau kiwi. Hal ini disebabkan rasa takut jika potongan-potongan makanan ini akan menempel di kantong dan menyebabkan rasa sakit. Namun, studi terbaru menunjukkan sebaliknya. Asupan kacang-kacangan dan buah-buahan berserat tinggi akan membantu seseorang terhindari dari masalah pencernaan ini.

6. Kacang Menyebabkan Perut Bergas
Jika Anda sering menghindari kacang untuk mengatasi perut yang bergas, hal itu akan percuma. Sebab, kacang bukanlah penyebab perut Anda menjadi bergas. Sebaliknya, beragam produk susu terbukti menyebabkan lebih banyak gas daripada makanan lain, terutama seiring bertambahnya usia dan berkurangnya kemampuan tubuh dalam menyerap gula dalam susu (laktosa). Untuk meredakan masalah, carilah produk yang bebas laktosa atau minum obat laktase yang dijual bebas sebelum Anda mengonsumsi makanan dengan kandungan susu.

7. Merokok Meredakan Mulas
Banyak orang menganggap bahwa merokok dapat meredakan rasa mulas. Padahal, merokok sebenarnya dapat menambah gejolak di perut dan meningkatkan rasa mulas. Nikotin dapat merilekskan otot di bagian atas perut Anda yang menjaga percikan asam (refluks) kembali ke kerongkongan Anda. Semakin banyak refluks asam akan meningkatkan rasa mulas.

8. Pertambahan Usia Menyebabkan Sembelit
Orang-orang memang cenderung mengalami sembelit seiring bertambahnya usia, tetapi tubuh yang menua itu sendiri tidak bisa dianggap menjadi penyebab. Orang dewasa yang lebih tua sering menggunakan obat-obatan yang dapat membuat saluran pencernaan lamban. Mereka juga cenderung kurang berolahraga, tidak lagi menjaga makan dengan baik, dan kurang minum cairan, yang semuanya dapat berisiko mengakibatkan sembelit.

9. Serat Tidak Berpengaruh pada Keluhan Diare
Pada awalnya, memang terdengar tidak masuk akal bahwa serat, yang sangat terkenal untuk memperbaiki sembelit, juga dapat membantu diare dengan masalah pencernaan yang bertolak belakang. Sayangnya, hal ini adalah fakta yang tidak bisa dibantahkan. Nutrisi serat dapat membantu menjaga tinja agar tidak terlalu keras atau terlalu longgar. Ia bekerja dengan cara menarik lebih banyak air dari usus besar untuk melonggarkan tinja (pada sembelit) atau menyerap sebagian cairan di usus untuk mengencangkannya (pada diare).

10. Kanker Usus Memiliki Gejala yang Jelas
Anggapan ini merupakan sebuah mitos. Faktanya, kanker usus besar seringkali tidak menampakkan gejala hingga benar-benar berada di tahap yang serius. Itulah sebabnya deteksi dini untuk kanker usus sangat penting. Secara umum, kebanyakan orang berisiko harus mulai melakukan pengujian pada usia 50. Pemeriksaan kolorektal rutin akan mencakup tes feses setiap tahun, sigmoidoskopi fleksibel setiap 5 tahun, CT scan usus besar setiap 5 tahun, atau kolonoskopi setiap 10 tahun. Bicaralah dengan dokter Anda tentang mana yang tepat untuk Anda.

Read More